23 Mei 2017 20:21:31

Akibat Merusak Lingkungan

Ilustrasi: Nabila Mumtaz

Dido memiliki kebiasaan yang buruk. Ia suka membuang sampah sembarangan. Seperti siang itu. Sepulang sekolah, Dido makan jajan. Sambil makan, ia membuang sampahnya di jalan. Dido tidak pernah berpikir bahwa perbuatannya bisa mengakibatkan bencana.

Pak Jana tetangga sekampung Dido juga mempunyai kebiasaan jelek. Ia suka menebang pohon sembarangan. Banyak pohon di hutan dekat kampung Dido yang habis ditebang Pak Jana. Padahal menebangi pohon sembarangan kan bisa menyebabkan longsor.

Kebiasaan buruk Dido dan Pak Jana masih ditambah kebiasaan warga kampung yang suka membuang sampah di sungai. Mereka berpikir bahwa membuang sampah di sungai itu enak sekali karena air sungai akan membawa sampah pergi. Mereka tidak berpikir bahwa membuang sampah di sungai dapat menyebabkan banjir.

Benar juga. Ketika musim hujan tiba, sampah-sampah yang dibuang sembarangan banyak yang menyumbat selokan. Bahkan sampah-sampah itu akhirnya menumpuk di sungai. Air sungai pun meluap. Tanah longsor dari hutan juga melanda kampung. Air menerjang permukiman. Sebagian air mulai masuk ke dalam rumah-rumah warga. Mereka semua kalang kabut menyelamatkan barang-barang yang berharga.

Dido, Pak Jana, dan warga kampung lainnya sangat sedih melihat bencana yang menimpa kampung mereka. Apalagi sebagian barang mereka hanyut terbawa air sungai. Beruntung mereka semua selamat.

Keesokan harinya, hujan berhenti. Banjir juga sudah reda. Warga kampung Dido bekerja bakti membereskan lingkungan kampung. Mereka semua menyesal telah berperilaku buruk. Mereka sudah sadar bahwa bencana ini terjadi karena mereka suka merusak lingkungan. Mereka berjanji akan membuang kebiasaan buruknya dan bersama-sama menjaga lingkungan.

By: Mumtaz Syakhsia