22 Mei 2017 13:36:45

Menumbuhkan Budaya Membaca Mulai dari Rumah

Ilustrasi : pentingnya pendampingan orang tua dalam membudayakan gemar membaca.

Keluarga merupakan ruang lingkup lingkungan terkecil dalam kehidupan. Dalam sebuah keluarga juga merupakan proses pembentukan budaya dan karakter bagi seorang anak. Seperti halnya dengan minat membaca, akan muncul sejak dini ketika kebiasaan membaca ditanamkan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Kendala yang dihadapi oleh banyak orang tua adalah kehadiran media elektronik diantaranya televisi, computer, atau gadget. Hal ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua untuk membentuk budaya membaca pada anak.

Mendisiplinkan anak dalam menanamkan budaya membaca memang tidak mudah. Oleh karenanya, membangun perpustakaan keluarga menjadi langkah awal menumbuhkan minat membaca pada anak. Suasana ruang baca yang menyenangkan dapat menjadi solusi untuk menarik minat anak. Dengan mengkondisikan anak untuk mudah menemukan buku. Serta terbiasa melihat orang disekitarnya membaca, diharapkan akan mulai muncul minatnya untuk membaca.

Menanamkan budaya membaca pada anak-anak memang perlu kesabaran karena aktifitas membaca sangat berkaitan dengan minat dan ketertarikan anak-anak yang tidak bisa dipaksakan oleh orang tua. Memilih buku bacaan sesuai dengan minat dan rentang uasia adalah cara paling tepat untuk memulai budaya membaca. Ada beberapa kiat memilih buku untuk anak sesuai usia, diantaranya adalah:

Usia 0 – 2 Tahun

Pilihlah buku yang berukuran besar dan berwarna cerah, buku dengan bahan yang tebal seperti karton dan busa sangat baik untuk usia ini. Sebenarnya di usia ini anak lebih senang mendengardan mengamati. Ada baiknya untuk memilih buku dengan banyak gambar untuk memperlihatkan ilustrasi cerita atau yang dilengkapi dengan audio.

Usia 3 – 5 Tahun

Pilihlah buku secara jelas yang memperkenalkan huruf, angka, dan bentuk. Selain itu disarankan pula untuk mulai memperkenalkan jenis buku cerita yang berisi tentang kehidupan sehari-hari seperti pengalaman liburan, bersekolah, keluarga atau kehidupan binatang. Untuk menarik perhatian anak-anak, pilihlah buku yang bergambar dan berwarna cerah. Disarankan pula memperbanyak majalah atau buku yang berisi aktivitas.

Usia 5 – 8 Tahun

Di usia ini biasanya anak-anak sudah lancar membaca, pilihlah buku dengan alur cerita yang singkat dan tokoh yang menarik. Bahasa yang digunakan dalam buku sebaiknya menggunakan bahasa yang sering digunakan anak di kehidupan sehari-hari. Mulailah dengan buku cerita tentang pengetahuan umum dan cerita keteladanan yang mudah anak praktikan di rumah. Bisa juga memulai berlangganan majalah yang memiliki banyak varian rubrik supaya tidak mudah bosan. Dampingi anak saat mereka membaca buku, sambil sesekali diskusikan isi cerita dari buku tersebut.

Usia 9 – 11 Tahun

Di usia ini anak sudah mulai memiliki minat sendiri jenis buku yang disukainya, damping anak memilih buku sesuai dengan usianya. Pada usia ini anak haus akan wawasan baru dan sedang memperkaya kosa katanya, hindari buku yang terlalu banyak gambar biarkan anak mengimajinasikan sendiri cerita yang ada di dalam buku. Memulai untuk memperkenalkan kumpulan cerita pendek untuk anak dapat dimuali di rentang usia ini.

Usia 12 - Keatas

Pada usia pra remaja biasanya anak menyukai novel yang berceritakan kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan kehidupannya. Damping anak menentukan buku yang tepat bagi remaja. Di usia ini anak sudah bisa membaca beragam pengetahuan umum, biografi, fiksi sejarah atau mitologi. Jika anak menemukan kosa kata baru mereka sudah bisa mencarinya sendiri di kamus.

Memilih buku yang sesuai dengan usia anak akan membuat anak menjadi gemar membaca, kegiatan membaca kini menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka. Buku dapat menjadi cara untuk mengalihkan anak dari televisi dan gadget, karena dalam buku anak akan menemukan beragam informasi menarik. Peran orang tua mendampingi anak ketika membaca sangat penting, interaksi anak dan orang tua akan meningkat serta pemahaman seorang anak tentang buku akan lebih optimal. Hal tersebut dapat menjadi langkah awal menciptakan budaya membaca dari rumah.