12 Mei 2017 14:15:15

Rubah dan Domba

Rubah dan Domba

Siang itu sangat panas. Rubah merasa kehausan. Ia pergi menuju sumur untuk minum. Sampai di sana kemudian ia terjun ke dalamnya. Setelah puas minum, ia ingin keluar. Tetapi ternyata dinding sumur terlalu tinggi sehingga ia tidak bisa naik.

Tidak lama kemudian Domba datang. Ia juga sangat kehausan karena cuaca memang sangat panas. Dari tepi sumur, ia melihat Rubah sendirian di dalam sumur. Dengan polos ia bertanya, “Hai Rubah, apakah air di dalam sumur rasanya segar?”

“Kamu ini bagaimana sih, Domba? Tentu saja air ini segar. Bahkan ini air paling segar yang pernah aku rasakan seumur hidupku. Karena itulah aku tetap di sini dan tidak ingin keluar. Turunlah kemari dan temani aku,” jawab Rubah.

Domba tertipu oleh keramahan Rubah. Ia segera melompat ke dalam sumur, lalu minum sampai puas. Sementara itu, Rubah melompat keluar dari sumur dengan cara menaiki punggung Domba.

Domba kebingungan, tidak tahu cara keluar. Ia memohon kepada Rubah agar kembali dan membantunya. Tapi Rubah hanya berkata, “Aku selamat karena diriku sendiri. Tidak ada gunanya aku menolongmu, Domba bodoh!”

Domba sadar bahwa Rubah telah menipunya. Ia sangat menyesali kebodohannya yang menyebabkan dirinya celaka.