21 Oktober 2019 10:21:44

Revisi Daftar Sekolah Penerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja Tahun 2019

Kemdikbud telah menerbitkan Kepmendikbud nomor 364/P/2019 tentang Perubahan atas Kepmendikbud nomor 320/P/2019.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kepmendikbud) nomor 364/P/2019 tentang Perubahan atas Kepmendikbud nomor 320/P/2019. Kepmendikbud nomor 364/P/2019 tersebut mulai berlaku pada tanggal 27 September 2019. Adapun perubahan yang dimaksud dalam keputusan tersebut ialah perubahan Lampiran I dalam Kepmendikbud nomor 320/P/2019 tentang satuan pendidikan penerima BOS afirmasi dan BOS kinerja tahun 2019.

Perlunya Perubahan terhadap Kepmendikbud Nomor 320/P/2019

Ada beberapa pertimbangan yang mendasari dilakukannya perubahan Kepmendikbud nomor 320/P/2019, di antaranya sebagai berikut.

  1. Terdapat perbedaan pagu anggaran di daerah pada BOS afirmasi yang ditetapkan dalam APBN tahun 2019 dengan pagu anggaran daerah yang ditetapkan dalam Kepmendikbud nomor 320/P/2019.
  2. Untuk melakukan sinkronisasi pagu anggaran di daerah pada BOS afirmasi yang ditetapkan dalam APBN tahun 2019 dengan jumlah satuan pendidikan penerima BOS afirmasi, maka perlu dilakukan perubahan terhadap Kepmendikbud nomor 320/P/2019.
  3. Berdasarkan kedua hal tersebut, pemerintah perlu menetapkan Kepmendikbud tentang perubahan atas Kepmendikbud nomor 320/P/2019 tentang satuan pendidikan penerima BOS Afirmasi dan BOS kinerja tahun 2019.

(Klik di sini untuk mengunduh salinan Kepmendikbud nomor 364/P/2019)

Peruntukan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

Kepmendikbud nomor 364/P/2019 ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan pasal 3 ayat (4), pasal 4 ayat (4), serta pasal 6 ayat (4) pada Permendikbud nomor 31 tahun 2019 tentang petunjuk teknis BOS afirmasi dan BOS kinerja. BOS afirmasi dan BOS kinerja diberikan hanya kepada sekolah-sekolah yang terseleksi. Adapun pemberian BOS afirmasi ialah untuk mendukung operasional rutin serta mengakselerasi pembelajaran bagi satuan pendidikan yang ada di daerah tertinggal dan sangat tertinggal. Sementara itu, BOS kinerja dialokasikan untuk sekolah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan layanan pendidikan. Besaran dana untuk BOS afirmasi ialah 2,85 triliun rupiah, sedangkan untuk BOS kinerja sebesar 1,5 triliun rupiah.

BOS afirmasi dan BOS kinerja dialokasikan dalam rangka menyiapkan sekolah untuk memasuki era revolusi industri 4.0. Terkait hal tersebut, Kemendikbud mengembangkan program digitalisasi sekolah. Tahun ini, program digitalisasi sekolah direalisasikan melalui BOS Afirmasi untuk 30.227 sekolah dan melalui BOS kinerja untuk 6.004 sekolah. Sementara itu, dari sisi pengawasan program, Inpektorat Jenderal Kemdikbud dan kepala dinas pendidikan akan dilibatkan sepenuhnya.

(Baca juga: BOS Afirmasi dan Kinerja untuk Mencetak SDM Unggul)