30 Maret 2019 09:01:23

5 Permainan untuk Stimulasi Bersosial pada Anak

Permainan tradisional, yaitu petak umpet, juga dapat melatih kemampuan bersosial anak.

Manusia adalah makhluk sosial. Setiap individu memiliki kebutuhan untuk bersosialisasi dan bergaul dengan orang lain. Namun, kemampuan untuk bersosialisasi tidak datang begitu saja, melainkan harus dilatih. Waktu yang paling efektif untuk menstimulasi anak bersosial adalah sejak usia dini.

Pentingnya stimulasi bersosial pada anak berpengaruh pada masa depannya. Saat anak beranjak dewasa, hal-hal yang dipelajarinya akan berubah menjadi kebiasaan. Jika anak mendapatkan masukan berupa stimulasi yang tidak baik untuk perkembangannya, anak juga kelak akan memiliki kebiasaan yang tidak baik ketika dewasa.

Mengasah kemampuan bersosial anak merupakan tugas orang tua. Caranya adalah dengan melakukan permainan-permainan yang mendorong kemampuan bersosial anak. Manfaat melakukan stimulasi sosial dengan permainan adalah anak lebih mudah memahami nilai dan tujuannya.

Bagi anak, permainan merupakan cara yang paling efektif untuk mempelajari lingkungan sekitar. Berikut beberapa macam permainan yang membutuhkan kemampuan bersosial.

1. Bermain Peran

Salah satu cara untuk menstimulasi kemampuan bersosial Si Kecil adalah dengan melakukan permainan simulasi atau peran. Sebagai contoh, ajaklah anak untuk menirukan interaksi antara kasir dan pembeli. Jika anak pernah melihat situasi ini, tentu tidak sulit baginya untuk memerankan salah satu tokoh. Dalam permainan ini, anak dilatih untuk berkomunikasi dengan baik.

2. Bermain dalam Tim

Jika Anda ingin mengasah kemampuan bersosial anak, sertakan ia dalam sebuah permainan tim. Ada beberapa permainan tim, misalnya permainan olahraga atau permainan menebak kata. Permainan ini akan mendorong anak untuk mau tidak mau bekerjasama dengan teman satu timnya.

3. Bermain Puzzle

Aktivitas permainan lain yang menarik untuk dilakukan bersama anak adalah bermain puzzle. Permainan ini memiliki banyak manfaat bagi anak, antara lain meningkatkan kemampuan anak mengenal hubungan antara bagian, meningkatkan daya ingat anak. Jika dilakukan oleh dua orang, permainan ini dapat menstimulasi kemampuan sosial anak.

4. Bermain Petak Umpet

Permainan tradisional, yaitu petak umpet, juga dapat melatih kemampuan bersosial anak. Petak umpet dimainkan oleh sejumlah anak. Ada di antaranya yang berperan sebagai si pencari, sisanya akan bersembunyi. Nah, dalam permainan ini, anak belajar untuk mengamati gerak-gerik pemain lain. Anak juga belajar untuk bergantian peran.

5. Bermain Halang Rintang

Keterampilan sosial anak juga dapat dilatih dengan bermain halang rintang. Alat yang bisa digunakan bebas, antara lain batu, papan kayu, ranting, atau bangku. Baiknya, permainan ini dilakukan pada area outdoor. Ajaklah beberapa anak lain untuk memainkan permainan ini. Di sini, anak akan belajar untuk menumbuhkan empati dan mengikis egonya.

Baca juga: Pentingnya Stimulasi Berhitung pada Anak.