20 Februari 2019 09:08:50

Cara Mengatasi Anak yang Suka Berbohong

Salah satu hal yang menyebabkan anak suka berbohong adalah karena ia meniru orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua.

Bukan hal aneh lagi jika anak tiba-tiba mengatakan sesuatu yang tidak tepat ketika diminta untuk menyampaikan sebuah pernyataan. Orang tua biasanya akan langsung tahu dalam sekejap atau beberapa waktu kemudian.

Ketika anak suka berbohong, orang tua perlu memberikan perhatian yang serius untuk hal ini. Bukan tidak mungkin, kebiasaan berbohong akan berlanjut hingga dewasa. Ketika anak-anak, dampak kebohongannya mungkin sederhana. Ketika dewasa, dampaknya bisa jadi lebih besar dan berpengaruh.

Penyebab Anak Berbohong

Sebagai orang tua, kita perlu mengenali penyebab anak suka berbohong. Salah satu hal yang menyebabkan anak suka berbohong adalah karena ia  meniru orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Karena sepanjang hari bersama, anak sangat mudah dan rentan meniru semua kebiasaan orang tua, termasuk berbohong. Bahkan, ada pula orang tua yang mengajak dan mengajari anak untuk berbohong secara tidak sengaja.

Penyebab lainnya adalah karena anak takut mengungkapkan kebenaran. Hal ini bisa terjadi pada anak yang memiliki orang tua terlalu otoriter dan mudah naik darah. Mengatakan kejujuran bisa berakibat pada kemarahan orang tua, bahkan hukuman baginya. Oleh karena itu, ia lebih memilih untuk berbohong.

Anak juga suka berbohong karena ia merasa lebih puas dan nyaman dengan hal itu. Jika bersikap jujur, ia mungkin akan dijadikan bahan ejekan atau justru direndahkan. Hal ini sedikit banyak berkaitan dengan rasa percaya diri anak. Anak-anak yang merasa rendah diri cenderung lebih senang berbohong supaya tetap terlihat keren.

Cara Mengatasinya

Lalu, bagaimana cara mengatasi kecenderungan anak untuk berbohong? Dalam hal ini, orang tua perlu berkaca terhadap kebiasaan sehari-hari. Apakah orang tua pernah tanpa sadar mengajak anak untuk berbohong? Hal ini akan membuat anak berpikir bahwa bohong itu boleh.

Apabila penyebabnya adalah karena tidak ingin terus-menerus dimarahi, Anda sebagai orang tua perlu menerima kritik itu dengan bijak. Sangat penting untuk menyadari bahwa anak bukanlah makhluk yang sempurna dan tidak pernah melakukan kesalahan.

Kesalahan memang tidak disetujui, tetapi anak dapat belajar dari hal itu. Orang tua perlu memberikan kesempatan pada anak dan tidak serta-merta memarahinya. Dengan cara ini, anak tidak akan memilih berbohong karena melakukan suatu kesalahan.

Jika anak merasa tidak percaya diri lalu berbohong, orang tua perlu membantu anak untuk mendongkrak kembali rasa percaya diri tersebut. Berikan pujian dan dukungan untuk hal-hal positif yang berhasil dikerjakannya. Dengan cara ini, anak tidak lagi memilih untuk berbohong daripada malu.

Membentuk karakter kejujuran dalam diri anak memang tidak mudah. Dalam hal ini, orang tua berperan penting untuk membimbing dan memberikan contoh yang baik untuk anak. Semakin awal membentuk karakter kejujuran dalam diri anak, semakin mudah untuk menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan.

Baca juga: Pentingnya Mendidik Anak untuk Pandai Berterima Kasih.