19 Februari 2019 09:11:42

Pentingnya Mendidik Anak untuk Pandai Berterima Kasih

Selain kata tolong dan maaf, ucapan terima kasih juga dianggap sangat efektif membangun relasi dengan orang lain.

Pandai berterima kasih adalah salah satu karakter positif yang harus dimiliki setiap orang. Hal ini didasarkan pada kesadaran bahwa manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, tetapi selalu membutuhkan bantuan orang lain. Oleh karena itu, mengucapkan terima kasih adalah hal yang wajar dan baik untuk dilakukan.

Belajar Berterima Kasih

Anak-anak perlu dilatih untuk belajar berterima kasih kepada orang-orang yang telah melakukan sesuatu untuknya. Hal ini perlu didahului oleh pemahaman yang tepat tentang konsep terima kasih itu sendiri. Setelah anak paham, anak dapat mulai mengungkapkannya sendiri.

Selain kata “tolong” dan “maaf”, ucapan terima kasih juga dianggap sangat efektif membangun relasi dengan orang lain. Bukan hanya rasa bersyukur atas pertolongan orang lain, pentingnya menggunakan kata terima kasih juga bisa merupakan tanda penghargaan dan wujud kesopanan.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengajarkan anak berterima kasih dengan sopan.

     1. Berikan Teladan

Orang tua perlu memberikan teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan mengungkapkan rasa terima kasih melalui kata-kata ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain. Lakukan hal tersebut dengan tulus dan tanpa paksaan.

Teladan seperti ini biasanya lebih efektif mengajarkan anak daripada sekadar teori yang banyak. Ketika anak melihat orang tua tidak sungkan untuk berterima kasih, bahkan untuk hal sepele sekalipun, anak juga akan mudah untuk menirunya.

     2. Berikan Apresiasi

Ketika anak secara spontan mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang lain, orang tua perlu sesekali memberikan apresiasi. Apresiasi tersebut berupa ungkapan kata-kata pujian yang menghargai.

Pada awalnya, anak mungkin akan melakukan hal ini karena formalitas dan tanpa memahami maknanya lebih jauh. Namun, tidak perlu terlalu memusingkan hal itu karena lama-kelamaan anak akan belajar untuk berterima kasih dengan tulus.

     3. Beri Tahu Kapan Ia Harus Berterima Kasih

Kapan anak harus menyampaikan ucapan terima kasih? Orang tua perlu memberikan membantu anak dengan memberikan contoh-contoh yang sederhana, misalnya setelah dibelikan mainan, diajak bermain, diberikan nasihat, dihadiahkan kado, dan sebagainya.

Orang tua perlu spesifik supaya anak lebih mudah untuk memahami kapan ucapan terima kasih sebaiknya diucapkan.

Sepele Tetapi Berguna

Banyak orang yang menyepelekan ucapan terima kasih, khususnya jika hal itu berkaitan dengan sesuatu yang sederhana. Padahal, ucapan terima kasih yang tulus juga berperan dalam merawat kualitas relasi dengan sesama. Cobalah untuk menempatkan diri di posisi orang lain yang dihargai dengan ucapan terima kasih. Hati pasti akan senang dan nyaman.

Anak perlu diberi tahu sejak dini untuk tidak menyepelekan ucapan terima kasih. Bahkan, ia harus dididik untuk tidak sungkan atau malu mengungkapan hal itu kapan pun dibutuhkan.

Baca juga: Begini Cara Mendidik Anak Meminta Maaf.