02 Mei 2017 13:12:43

Memaknai Semangat Perubahan di Hari Pendidikan Nasional

Memaknai Semangat Perubahan di Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional diperingati untuk menghormati pahlawan nasional yang berjasa di bidang pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara. Pemerintah telah menetapkan tanggal kelahiran Ki Hajar Dewantara sebagai Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Ki Hajar Dewantara merupakan sosok yang sangat berjasa bagi dunia pendidikan di Indonesia dan dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara merupakan sosok yang membawa perubahan besar pada dunia pendidikan Indonesia. Perjuangan beliau sangat berat, bahkan sempat diasingkan ke Belanda karena menentang kebijakan penjajah di mana kaum pribumi tidak boleh duduk di bangku sekolah. Namun semangat beliau tidak surut. Setelah beliau kembali ke Indonesia, beliau mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa di Yogyakarta. Slogannya “tut wuri handayani” yang berarti di belakang memberi dorongan digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia hingga saat ini.  

Hari Pendidikan Nasional kini selalu dijadikan momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperjuangkan pendidikan yang layak bagi seluruh generasi penerus bangsa. Pendidikan merupakan penentu kemajuan bangsa di masa yang akan datang. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 tertulis bahwa setiap warga negara berhak untuk memperoleh pendidikan dan negara memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berbicara mengenai sosok guru, saat ini tugas seorang guru tidak lagi terbatas pada proses mengajar, tetapi juga mendidik siswanya. Guru tidak hanya bertanggung jawab atas penyampaian materi tetapi juga harus memberikan motivasi, semangat dan panutan yang baik kepada siswa sehingga dapat membentuk siswa yang berkarakter. Guru tidak hanya dituntut untuk mempunyai latar belakang akademik yang baik, tetapi juga dituntut untuk mempunyai kepribadian yang baik dan kreatif. Dengan kepribadian tersebut, diharapkan guru dapat mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki oleh tiap siswa.

Guru juga harus memiliki semangat perubahan ke arah yang lebih baik dalam mendidik siswanya. Semangat perubahan dapat diterapkan dengan gaya mengajar dan mendidik siswa sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semangat juang yang tinggi juga akan mampu memfasilitasi potensi siswa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Tidak akan sia-sia perjuangan seorang guru dalam mencerdaskan anak didiknya, karena dengan adanya semangat dan jasa para guru, para penerus bangsa akan tumbuh lebih cerdas dan berbudaya.

Di hari pendidikan ini, generasi muda Indonesia perlu mengobarkan semangat perubahan demi terciptanya insan yang cerdas dan berkualitas. Generasi muda dengan karakter yang cerdas dan berkualitas tentunya akan turut membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Sedangkan untuk generasi pengajar muda, masih sangat perlu untuk terus mengobarkan semangat untuk memperjuangkan pendidikan di Indonesia agar dapat bergerak ke arah yang lebih baik, sehingga negara kita semakin maju dan dapat bersaing di dunia internasional.