31 Oktober 2018 10:15:48

Perkembangan Gaya Belajar dari Kontekstual Menuju Siswa Aktif

Metode pembelajaran aktif atau active learning adalah suatu gaya belajar yang mengedepankan keterlibatan siswa.

Dengan penerapan Kurikulum 2013, gaya belajar siswa Sekolah Dasar mengalami perkembangan. Siswa bukan hanya belajar dengan cara belajar kontekstual, tetapi juga dengan cara belajar aktif. Perkembangan ini tentu tidak terlepas dari cara guru mengajar dan mendampingi siswa di ruang kelas. Lalu, apakah yang dimaksud dengan gaya belajar kontekstual dan gaya belajar aktif? Apa saja perbedaan kedua gaya belajar tersebut?

Gaya Belajar Kontekstual

Metode pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning adalah suatu gaya belajar yang mendorong siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan proses belajar dan mengajar yang dikaitkan dengan pengalaman nyata.

Beberapa ciri gaya belajar kontekstual, yakni sebagai berikut.

  1. Siswa tidak diwajibkan untuk menghafal, tetapi melakukan proses kontruksi pengetahuan sesuai pengalaman yang dimiliki. Untuk itu, gaya belajar kontekstual identik dengan kegiatan memperbanyak pengalaman sehingga pengetahuan semakin banyak.
  2. Sejatinya, pengetahuan adalah suatu organisasi dari semua yang pernah dialami. Itulah sebabnya pengetahuan sangat memengaruhi pola berpikir, pola bertindak, dan kemampuan dalam memecahkan persoalan. Jadi, proses belajar bukanlah suatu cara mengumpulkan fakta yang terpisah-pisah. Semakin luas memiliki pengetahuan, semakin efektif seseorang ketika berpikir.
  3. Metode belajar kontekstual adalah suatu proses belajar yang mendorong siswa untuk mahir memecahkan masalah. Itulah sebabnya, dalam proses pembelajaran tersebut, bukan hanya intelektual siswa yang berkembang, tetapi juga mental dan emosinya.
  4. Metode pembelajaran kontekstual adalah suatu cara belajar yang dilakukan secara bertahap. Inilah yang disebut dengan belajar dari pengalaman. Pembelajaran tidak dilakukan sekaligus, tetapi disesuaikan dengan irama siswa.

Gaya Belajar Aktif

Metode pembelajaran aktif atau active learning adalah suatu gaya belajar yang mengedepankan keterlibatan siswa. Ada beberapa ciri gaya belajar aktif, yakni sebagai berikut.

  1. Belajar secara aktif tidak bergantung pada guru, tetapi bersifat mandiri. Guru hanya berperan sebagai fasilitator serta menyiapkan bahan maupun persiapan yang dibutuhkan untuk proses belajar.
  2. Bentuk keaktifan siswa ketika belajar dapat berbeda-beda. Namun, ada satu karakteristik keaktifan yaitu keterlibatan intelektual dan emosional dalam kegiatan belajar. Lalu, ada asimilasi serta akomodasi kognitif dalam memperoleh pengetahuan.
  3. Belajar dengan metode active learning akan memungkinkan siswa dapat mengembangkan diri berdasarkan karakter yang berbeda-beda. Beragam kegiatan yang dilakukan pun akan memicu keterlibatan berbagai indera. Dengan metode belajar semacam ini, proses belajar menjadi lebih menyenangkan karena tidak monoton.

Jadi, gaya belajar kontekstual dan aktif memang tidak terlalu berbeda jauh. Kenyataannya, pada Kurikulum 2013, siswa akan menuju pada metode belajar aktif, yaitu ketika guru tidak lagi menjadi sentral dalam pendidikan. Dengan demikian, proses pembelajaran lebih efektif dan hasil belajar siswa akan menjadi lebih optimal.