17 Oktober 2018 09:30:50

Kenali Literasi Sains untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Literasi sains dapat berpengaruh dalam kehidupan praktis sehari-hari.

Sains merupakan upaya untuk menciptakan, membangun, mengorganisasi pengetahuan yang berkaitan dengan alam semesta. Upaya tersebut didasari oleh sifat keingintahuan manusia, kemudian ditindaklanjuti dengan langkah penyelidikan yang akurat dan konsisten untuk mencari penjelasan yang sederhana dan akurat.

Literasi sains adalah kehadiran sains dalam membentuk perilaku dan karakter manusia supaya memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta.

Mengenal Literasi Sains

Gerakan literasi sains sudah mulai didengungkan sejak 2016 lalu, bersamaan dengan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang merupakan implementasi  dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Literasi sains dapat diartikan sebagai kecakapan ilmiah seseorang yang mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mampu mengambil keputusan berdasarkan fakta. Literasi sains dapat berpengaruh dalam kehidupan praktis sehari-hari. Selain itu, literasi sains juga dapat memengaruhi keterampilan seseorang dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan isu politik, ekonomi dan sosial budaya, dan sebagainya.

Ruang Lingkup dan Prinsip Dasar Literasi Sains

Literasi sains bersifat praktis dan berkaitan dengan isu-isu tentang sains. Hal ini berarti warga negara harus peka terhadap kesehatan, kualitas lingkungan, sumber daya alam, bencana alam dalam konteks personal, lokal, nasional, maupun global.  Jadi, bisa dikatakan bahwa ruang lingkup literasi sains sebenarnya sangat luas. Dalam pelaksanaannya juga beriringan dengan literasi lainnya. Selain itu, perlu dipahami juga prinsip dasar literasi sains, berikut di antaranya.

  1. Kontekstual, artinya harus sesuai dengan perkembangan zaman sekaligus sebagai kearifan lokal.
  2. Literasi sains juga berguna dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik sosial, budaya, maupuan kenegaraan.
  3. Harus sesuai dengan standar mutu pembelajaran, yaitu selaras dengan pembelajaran abad ke-21.
  4. Holistik serta terintegrasi dengan literasi lain.
  5. Memiliki prinsip kolaboratif dan partisipatif.

Sasaran Gerakan Literasi Sains

Gerakan literasi sains dapat menyasar ke kalangan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Salah satu strategi dalam melakukan literasi sains di sekolah adalah dengan memberi materi pembelajaran di mata pelajaran sains secara eksplisit. Selain itu, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk menggunakan sains di luar mata pelajaran tersebut.

Untuk literasi sains di keluarga, hal ini harus didukung oleh keterampilan dan pengetahuan keluarga. Lalu, di dalam keluarga harus dilakukan pembiasaan yang konsisten. Selain itu, diperlukan juga sumber-sumber pendukung yang menunjang pelaksanaan literasi sains.

Untuk literasi sains di masyarakat, dapat dibuktikan dengan kemampuan warga masyarakat mengaplikasikan sains dasar dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, literasi ini bermanfaat membuat kehidupan menjadi lebih baik. Tak pelak lagi, literasi sains sangat penting bagi kehidupan, baik secara individu maupun kelompok masyarakat.

Klik di sini untuk mengunduh Materi Pendukung Literasi Sains.