16 Oktober 2018 08:44:46

Ini Dia Pentingnya Literasi Digital bagi Generasi Milenial

Individu yang paham literasi digital akan mampu memproses informasi, memahami pesan, dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain.

Dalam bukunya yang berjudul “Digital Literacy” (1997), Paul Gister menyebutkan bahwa literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi yang diakses dengan piranti komputer. Informasi tersebut bisa muncul dalam berbagai bentuk dan berasal dari sumber yang sangat luas.

Bawden (2001) juga yang menyebutkan bahwa akar literasi digital adalah dari literasi komputer dan literasi informasi. Literasi komputer telah ada sejak 1980-an dan literasi informasi baru berkembang pada 1990-an. Berdasarkan pendapat tersebut, literasi digital dapat dipahami sebagai keterampilan teknis dalam mengakses, memahami, merangkai, dan menyebarkan informasi.

Mengapa Literasi Digital Penting?

Untuk berpartisipasi di dunia modern, literasi digital sangat dibutuhkan, sama seperti menulis, membaca, berhitung, atau disiplin ilmu lainnya. Dengan teknologi digital, seseorang dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesamanya. Hanya saja, dunia maya saat ini dipengaruhi oleh konten negatif sehingga merusak ekosistem digital.

Individu yang paham literasi digital akan mampu memproses informasi, memahami pesan, dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. individu tersebut juga akan memiliki kesadaran dan berpikir kritis pada dampak positif maupun negatif yang mungkin terjadi akibat penggunaan teknologi.

Literasi digital juga akan memacu individu untuk menjadi produsen aktif bukan hanya konsumen pasif informasi. Apabila generasi milenial tidak paham digital, mereka akan berisiko mengalami penyisihan karena persaingan dalam pekerjaan, partisipasi demokrasi, maupun interaksi sosial.

Prinsip Dasar Pengembangan Literasi Digital

Literasi digital merupakan kecakapan yang tidak hanya melibatkan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, informasi, dan komunikasi, tetapi juga kemampuan bersosialisasi, kemampuan dalam pembelajaran, dan memiliki sikap, berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetensi digital. Prinsip dasar pengembangan literasi digital yakni sebagai berikut.

1. Pemahaman

Literasi digital dimulai dengan pemahaman yang meliputi kemampuan mendapatkan intisari ide dari media, baik secara eksplisit maupun implisit.

2. Saling Ketergantungan

Saat ini, jumlah media sangat banyak, berbeda dengan zaman dahulu. Media-media tersebut diharapkan dapat berdampingan sekaligus saling melengkapi.

3. Faktor Sosial

Individu dapat membagikan pesan, termasuk dari dirinya sendiri. Hal-hal seperti siapa yang membagikan informasi, kepada siapa diberikan, dan melalui apa informasi itu dibagikan, menjadi faktor penentu eksistensi media itu sekaligus membangun ekosistem organik dalam mencari, berbagi, menyimpan, dan membentuk ulang media itu sendiri.

4. Kurasi

Kurasi adalah tentang menyimpan informasi atau konten dengan tujuan save to read later. Ini bertujuan supaya informasi tersebut mudah diakses dan memiliki manfaat jangka panjang. Selanjutnya, kurasi tingkat lanjut akan berperan menjadi kurasi sosial, yaitu untuk menemukan, mengumpulkan, dan mengorganisasi informasi yang penuh nilai.

Ruang lingkup literasi digital sangat luas. Literasi digital dapat diaplikasikan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Untuk mengaplikasikan literasi digital di berbagai area tersebut, diperlukan strategi yang berbeda-beda. Setelah mengenal literasi digital, diharapkan generasi milenial dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak.

Klik di sini untuk mengunduh Materi Pendukung Literasi Digital.