15 Oktober 2018 09:59:57

Menuju Indonesia Maju dengan Literasi Numerasi

Mengenal literasi numerasi, Prinsip dasar literasi numerasi, Ruang lingkup literasi numerasi.

Literasi numerasi merupakan salah satu bagian dari Gerakan Literasi Nasional (GLN). Literasi numerasi adalah pengetahuan atau kecakapan seseorang untuk menggunakan angka dan simbol. Kecakapan tersebut dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Kecakapan literasi numerasi juga terlihat dari kemampuan menganalisis informasi dalam berbagai bentuk, seperti grafik, tabel, dan bagan. Hasil analisis yang didapatkan tersebut akan digunakan untuk mengambil keputusan. Analisis yang tepat akan menghasilkan keputusan tepat pula.

Mengenal Literasi Numerasi

Masyarakat saat ini belum sepenuhnya mengenal literasi numerasi. Literasi numerasi berbeda dengan matematika. Perbedaannya terletak pada pemberdayaan pengetahuan dan keterampilan tersebut. Literasi numerasi sangat dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan, baik di rumah, di lingkungan kerja, dan di lingkungan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga prinsip dasar literasi numerasi, berikut di antaranya.

  1. Bersifat kontekstual, yang berarti sesuai dengan kondisi geografis, sosial budaya, dan hal-hal lainnya.
  2. Selaras dengan cakupan matematika dalam Kurikulum 2013.
  3. Saling bergantung dan memperkaya unsur literasi lainnya.

Ruang Lingkup Literasi Numerasi

Ruang lingkup literasi numerasi bukan hanya dalam pelajaran matematika, tetapi sangat luas. Dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, ketika berbelanja atau merencanakan liburan. Dalam kehidupan bermasyarakat, kita perlu memahami informasi-informasi, misalnya, mengenai kesehatan dan kebersihan. Dalam kehidupan bernegara, informasi mengenai ekonomi dan politik tidak dapat dihindari. Semua informasi tersebut biasanya dinyatakan dalam bentuk numerik atau grafik. Untuk membuat keputusan yang tepat, mau tidak mau kita harus bisa memahami numerasi. Literasi numerasi berkaitan dengan beberapa komponen, yakni sebagai berikut.

  1. Memperkirakan dan menghitung dengan bilangan bulat.
  2. Menggunakan pecahan, desimal, persen, dan bilangan.
  3. Mengenal dan menggunakan pola dan relasi.
  4. Menggunakan penalaran spasial.
  5. Menggunakan pengukuran.
  6. Menginterprestasi informasi statistik.

Sasaran Gerakan Literasi Numerasi

Ada tiga sasaran gerakan literasi numerasi, yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat. Indikasi berhasilnya literasi numerasi di sekolah misalnya, meningkatnya intensitas pemanfaatan dan penerapan numerasi dalam pembelajaran, meningkatnya jumlah kegiatan literasi numerasi yang diadakan di sekolah, meningkatnya akses situs online yang berhubungan dengan literasi numerasi, dan sebagainya.

Di tengah keluarga, indikasi berhasilnya literasi numerasi adalah meningkatnya jumlah frekuensi kesempatan bagi anak untuk mengaplikasikan numerasi dalam kehidupan sehari-hari. Meningkatnya jumlah pelatihan literasi numerasi yang aplikatif dan berdampak pada keluarga juga termasuk bagian dari indikator keberhasilan.

Di tengah masyarakat, indikasi berhasilnya literasi numerasi adalah meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengikuti kegiatan literasi numerasi, meningkatnya kecakapan menggunakan data numerasi ketika mengambil keputusan yang berdampak bagi masyarakat, dan sebagainya.

Untuk mencapai keberhasilan ini, tentu diperlukan berbagai macam strategi yang sesuai dengan sasaran literasi. Harapannya, jika masyarakat paham literasi numerasi, kehidupannya akan lebih baik dan bangsa akan menjadi lebih maju. Jadi, mari mendukung gerakan ini, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Klik di sini untuk mengunduh Materi Pendukung Literasi Numerasi.