10 Oktober 2018 13:50:45

Program Diklat Berjenjang dari Indonesia Raih Penghargaan dari UNESCO

Program Diklat Berjenjang memperoleh Penghargaan Hamdan karena membawa pengembangan profesional yang berkualitas bagi para guru anak usia dini.

Penghargaan Hamdan Bin Rashid Al Maktoum untuk Prestasi Akademis yang Luar Biasa adalah kegiatan pemberian penghargaan yang diadakan atas bekerjasama dengan mitra UNESCO dalam pemberian penghargaan pada proyek akademis. Penghargaan tersebut diawali pada tahun 2009 dengan dana dari Sheikh Hamdan bin Rashid Al-Maktoum dari Dubai. Penghargaan diberikan setiap dua tahun untuk proyek-proyek yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran terutama di negara-negara berkembang atau terhadap masyarakat yang terpinggirkan atau kurang beruntung.

Penghargaan Hamdan telah diseleranggarakan sebanyak lima kali. Pada Penghargaan tahun 2018, terdapat tiga program yang dirancang untuk memberdayakan para guru yang dinobatkan sebagai pemenang Penghargaan Hamdan 2017-2018. Ketiga pemenang tersebut dipilih dari 150 nominasi yang diajukan oleh pemerintah negara anggota UNESCO dan organisasi mitra UNESCO atas rekomendasi dari juri profesional yang merupakan pakar pendidikan yang memiliki reputasi internasional. 

Tahun 2018 Indonesia berhasil menjadi satu dari tiga penerima penghargaan ini. Bersama Chili serta Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara, Indonesia berhasil membuktikan keberhasilan program pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini dilangsungkan sejak tahun 2012, program Diklat Berjenjang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tujuannya ialah untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi guru pada pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya guru PAUD daerah-daerah terpencil di Indonesia melalui pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

Tahun ini, program Diklat Berjenjang dari Indonesia memperoleh Penghargaan Hamdan karena membawa pengembangan profesional yang berkualitas bagi para guru anak usia dini. Program tersebut membantu memenuhi kebutuhan Indonesia akan guru yang terampil dalam menciptakan lingkungan belajar yang menstimulasi pelajar muda. Program tersebut juga membantu mengidentifikasi guru potensial dengan memberikan panduan tertulis secara bertahap, penugasan tindak lanjut, serta pertukaran.