05 September 2018 10:58:25

Ini Pengaruh Penggunaan Gadget Saat Belajar

Penggunaan gadget secara tidak langsung berpengaruh terhadap prestasi belajar anak.

Banyak orangtua menganggap bahwa gadget adalah salah satu penyebab anak tidak dapat belajar secara maksimal. Pasalnya, anak lebih tertarik mengutak-atik game atau aplikasi lain yang terpasang di gadget daripada menghadapi buku pelajaran. Padahal jika ditelusuri, dampak gadget sebenarnya sangat bergantung pada cara penggunaannya. Bukan hanya aplikasi hiburan, saat ini ada banyak aplikasi belajar yang diciptakan khusus untuk para pengguna gadget. Dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, anak bisa mempelajari banyak hal sesuai kemampuan dan usianya.

Salah satu masalah belajar yang sering dihadapi anak adalah rasa bosan. Materi pelajaran serta cara penyampaian yang monoton membuat anak malas untuk belajar. Karena anak tidak menyukai proses tersebut, informasi yang masuk ke otak pun sangat minim.

Membangkitkan Minat Belajar

Sebenarnya, gadget dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menarik minat anak. Caranya bukan dengan mengiming-imingi anak untuk bermain gadget supaya mau belajar. Namun, gadget bisa digunakan untuk mendukung kegiatan belajar. Salah satunya, dengan mencoba aplikasi yang interaktif dan menarik.

Warna, animasi, dan hal-hal menarik lainnya yang bisa dinikmati lewat gadget dapat meningkatkan minat belajar anak. Apabila minat belajar sudah ada, proses selanjutnya akan lebih mudah. Berbeda halnya jika anak sudah malas sejak awal, hasilnya pasti tidak akan optimal. Jadi, pengaruh gadget terhadap minat belajar sebenarnya sangat besar.

Pengaruh Terhadap Proses Belajar

Setelah anak memiliki minat untuk belajar, proses belajar diyakini akan lebih lancar, karena minat adalah daya dorong yang sangat baik. Sebaliknya, jika anak dipaksa untuk belajar, ia justru akan merasa terbebani. Tak heran jika kemudian timbul rasa malas dan ingin menghindar. Apabila terpaksa melakukannya pun, hasil belajar tidak akan memuaskan.

Pengaruh gadget terhadap proses belajar sebenarnya bisa dipahami dengan sederhana. Salah satu contohnya, mendalami materi pelajaran yang didapatkan di sekolah dengan informasi pendukung dari internet. Sebagai contoh, mengunjungi website Rumah Juara sebagai rujukan yang informatif. Ini akan membuat proses belajar menjadi lebih praktis dan efektif.

Gadget dan Tingkat Prestasi Belajar          

Memang tidak mudah untuk menjelaskan bahwa alat ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap prestasi belajar anak. Namun, anak berpeluang menjadi lebih cerdas dan smart karena memiliki akses ke gadget secara terkontrol. Oleh karena itu, orangtua harus bijak untuk memutuskan apakah anak sudah boleh menggunakan gadget atau belum. Jika mengizinkan, orangtua harus ikut mendampingi. Jangan sampai menyediakan alatnya, tetapi juga membiarkan begitu saja. Bagaimanapun, anak masih belum bisa memahami risiko berbahaya dari gadget. Di sinilah letak peran orangtua yang sesungguhnya.

Semakin lama, zaman semakin berkembang. Cara terbaik untuk mengikuti perkembangan tersebut adalah berusaha untuk tetap relevan dengan zaman tersebut. Sebagai orangtua, bekali diri dengan informasi terbaru dan kenalilah teknologi yang sedang tren. Niscaya, gadget akan menjadi teman, bukan lagi musuh.

Baca juga: Tips Cerdas Memaksimalkan Gadget Sebagai Teman Belajar