27 Agustus 2018 09:33:51

Pelaksanaan Pemetaan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar

Pemetaan mutu pendidikan SD tahun ajaran 2018/2019

Pemetaan mutu pendidikan merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam menjalankan penjaminan mutu pendidikan baik secara internal maupun eksternal. Pemetaan mutu pendidikan SD dilakukan oleh beberapa pihak yang terlibat diantaranya, kepala sekolah, perwakilan guru, perwakilan siswa, perwakilan sekolah, perwakilan komite sekolah, dan pengawas pembina. Dari pihak luar, terlibat pula pengawas sekolah, petugas pemetaan mutu, serta pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan tahun ajaran 2018/2019 dilakukan di sekolah dengan menghimpun hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dalam bentuk data dan informasi. Sementara itu, pengolahan dan penyajian hasil pemetaan mutu dilakukan oleh sistem informasi milik pemerintah. Hasil pemetaan mutu dianalisa lebih lanjut sehingga dapat digunakan sebagai acuan perencanaan pendidikan oleh sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.

Instrumen Pemetaan Mutu Pendidikan SD

Berdasarkan basis data dan informasi yang dimiliki, pemetaan mutu pendidikan SD disusun dalam dua jenis instrumen, yakni sebagai berikut.

1. Kuesioner Pemetaan Mutu Pendidikan

Kuesioner pemetaan mutu merupakan kumpulan pertanyaan tertulis untuk beberapa pihak yang terlibat dalam pemetaan mutu pendidikan di SD. Pihak yang harus mengisi kuesioner tersebut adalah kepala sekolah, pengawas pembina, guru kelas/guru pendidikan agama/guru pendidikan jasmani dan kesehatan, siswa kelas 4 sampai dengan kelas 6, dan komite sekolah atau orangtua siswa. Kuesioner pemetaan mutu terdiri atas pertanyaan seputar permasalahan yang sering terjadi di sekolah, seperti sikap siswa dalam lingkungan sekolah dan tindak kekerasan di sekolah. Kuesioner pemetaan mutu juga mencakup proses pembelajaran, penilaian pembelajaran, pengelolaan pendidikan, serta sarana dan prasarana di sekolah.

2. Formulir Data Pokok Pendidikan

Formulir data pokok pendidikan merupakan instrumen yang digunakan dalam pemetaan mutu pendidikan. Ada beberapa hal yang perlu diisi dalam formulir ini, yaitu identitas, kepegawaian, pendidikan, kompetensi, dan kinerja. Selain itu, pengisian data pokok pendidikan tersebut juga mencakup hal-hal seputar pembelajaran, seperti waktu pembelajaran, struktur kurikulum, kriteria ketuntasan minimal, rata-rata nilai rapor, hasil ujian sekolah, dan hasil ujian nasional. Lalu, ada pula sarana dan prasarana seperti lahan, bangunan, serta sarana dan prasarana.

Rapor Peta Mutu Pendidikan SD

Rapor peta mutu pendidikan adalah hasil dari pelaksanaan pemetaan mutu di satuan pendidikan yang dimaksud. Ada beberapa aspek penting yang terdapat di dalam rapor peta mutu pendidikan SD, yakni sebagai berikut.

  1. Identitas Sekolah, berisi informasi umum tentang sekolah tersebut. Ada pula kategori pencapaian mutu berdasarkan standar nasional pendidikan yang ditandai dengan angka I sampai V.
  2. Diagram Radar Pencapaian Standar, mencakup pencapaian sesuai standar dengan rentang nilai 0-7. Nilai ini disajikan dalam bentuk diagram radar. Isinya adalah perbedaan pencapaian masing-masing standar. Dengan demikian, pembaca pun dapat membandingkannya dengan mudah.
  3. Kategori Capaian Standar Nasional Pendidikan (SNP), berisi informasi tentang pencapaian standar nasional pendidikan dalam kategori I sampai V.
  4. Tabel Pencapaian Indikator dan Sub Indikator Mutu, merupakan pencapaian dari 8 standar nasional pendidikan. Tabel ini menampilkan informasi perolehan serta kategori pencapaian mutu seperti yang terdapat pada bagian ketiga.