24 Agustus 2018 09:41:19

Kriteria Ketuntasan Minimal dalam Penilaian K13 dan Cara Menghitungnya

Kriteria Ketuntasan Minimal dalam Penilaian K13 SD

Kriteria Ketuntasan Minimal atau yang sering disebut KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan dan mengacu pada standar kompetensi kelulusan. KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran oleh satuan pendidikan berdasarkaan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan. Ada tiga aspek yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan KKM, yaitu karakteristik siswa, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan. Karakteristik siswa atau aspek intake dapat diidentifikasi dari hasil ujian pada jenjang sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan sekolah, atau nilai rapor pada tahap yang lalu. Karakteristik mata pelajaran adalah kompleksitas kompetensi dasar (KD). Sementara itu, kondisi satuan pendidikan terkait pada ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang guru, kompetensi guru, dan sebagainya.

Menentukan KKM Kurikulum 2013

Cara menentukan KKM Kurikulum 2013 memang harus melewati alur yang cukup banyak. satuan pendidikan, termasuk di dalamnya kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lain harus bersama-sama merumuskannya. Meskipun demikian, KKM bersifat dinamis, artinya dapat mengalami perubahan sesuai perkembangan proses pembelajaran. Penentuan KKM untuk muatan pelajaran berada di bawah kewenangan guru. Namun, sebelum digunakan, KKM harus disetujui di tingkat satuan pendidikan yang telah diputuskan melalui rapat dewan guru.

Penentuan KKM bisa dibuat berbeda untuk setiap mata pelajaran, tetapi bisa juga dibuat sama untuk semua mata pelajaran. Dalam hal ini, sekolah harus mempertimbangkan panjang interval setiap mata pelajaran. Sebagai contoh, untuk muatan pelajaran dengan KKM 80, predikat C (Cukup) dimulai dengan angka 80. Namun, jika KKM 60, predikat C (Cukup) harus dimulai dengan angka 60. Penghitungan yang berbeda ini pun akan memiliki implikasi pada saat guru melakukan pengisian rapor. Sebaliknya, apabila KKM untuk semua mata pelajaran sama maka penentuan interval predikat akan lebih sederhana. Dalam hal ini, KKM mata pelajaran paling rendah akan menjadi KKM satuan pendidikan. Bukan hanya itu, format dan cara pengisian rapor pun akan lebih mudah.

Prosedur Menentukan KKM Kurikulum 2013

Langkah pertama dalam mementukan KKM pada setiap mata pelajaran adalah menghitung jumlah kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran yang dibebankan pada setiap kelas dalam satu tahun pelajaran. Langkah kedua, tentukan komponen-komponen yang termasuk dalam aspek kompleksitas, intake, maupun pendidik dan daya dukung. Langkah ketiga, tentukan nilai untuk setiap aspek dengan skala 0-100. Langkah keempat, tentukan skor tiap aspek dengan rumus skor yang diperoleh dikalikan dengan skor maksimum dibagi 100. Langkah kelima, tentukan KKM pada setiap kompetensi dasar dengan rumus jumlah total setiap aspek dibagi jumlah total aspek. Langkah terakhir, tentukan KKM setiap muatan pelajaran dengan rumus jumlah total KKM per kompetensi dasar dibagi jumlah total kompetensi dasar. Setelah itu, pilihlah KKM yang terendah sebagai KKM satuan pendidikan.