16 Agustus 2018 11:15:46

73 Tahun Indonesia Merdeka: Kemajuan Indonesia di Sektor Pendidikan

Memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73 tentu tidak dapat kita lepaskan dari pembangunan bangsa.

Memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73 tentu tidak dapat kita lepaskan dari pembangunan bangsa. Sektor pendidikan memegang peranan penting terhadap kemajuan pembangunan suatu bangsa. Jika membandingkan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara lain memang Indonesia belum bisa berada di peringkat atas. Meski begitu, pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan di bidang pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menegaskan bahwa tahun 2018 pemerintah berfokus untuk melakukan pembenahan di bidang pendidikan karena kompleksnya permasalahan di bidang tersebut.

Kemajuan di Sektor Pendidikan Indonesia

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan berbagai permasalahan di bidang pendidikan. Hasilnya, tahun 2017 sektor pendidikan di Indonesia tercatat telah mengalami kemajuan yang signifikan. Salah satu yang menjadi indikatornya adalah sebanyak 72,3 persen anak usia dini di Indonesia telah mengikuti proses pendidikan. Pada tahun yang sama, Indonesia juga memperoleh penghargaan dari UNESCO untuk pendidikan perempuan dan wanita atas program yang dianggap luar biasa dalam kesetaraan gender. Mendikbud menjelaskan angka partisipasi untuk sekolah dasar telah mencapai 100 persen, tingkat putus sekolah telah turun menjadi 0,26 persen, serta tingkat melek huruf di kalangan muda telah mencapai hampir 100 persen.

Lebih lanjut, Mendikbud menjelaskan bahwa adanya program Indonesia Pintar turut berperan memajukan pendidikan secara signifikan. Sementara itu, dalam upaya pemerataan pendidikan, pemerintah telah mencanangkan sistem zonasi, yang mana peraturannya telah diperbarui pada tahun 2018 (Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang menggantikan Permendikbud Nomor 17 tentang PPDB). Untuk mengimbangi program tersebut, pemerintah terus meningkatkan anggaran untuk sektor pendidikan. Anggaran pendidikan juga terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir, yaitu 419,8 triliun rupiah pada 2017 dan 444,1 triliun rupiah pada 2018. Perlu diketahui pula, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), tiga tahun terakhir Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan (angka IPM dari 68,9 pada tahun 2014 menjadi 70,8 pada tahun 2017).

Upaya untuk Terus Memajukan Sektor Pendidikan

Kenyataan bahwa pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan tidak boleh membuat pemerintah maupun seluruh rakyat Indonesia berpuas diri. Nyatanya, data menyebutkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih berada di peringkat bawah. Data dari Social Progress Index yang dilaksanakan oleh Social Progress Imperative (SPI) pada 2016 menyatakan Indonesia menempati peringkat ke-82 dari 133 negara dengan skor 62,27 (peringkat menengah ke bawah). Meski demikian, bukan berarti pendidikan di Indonesia akan terus berada di peringkat bawah. Data yang menyatakan kemajuan Indonesia di bidang pendidikan pada 2017 membuktikan bahwa Indonesia terus berbenah diri terutama di bidang pendidikan.

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 yang mengusung tema “Kerja Kita, Prestasi Bangsa” diharapkan dapat memberi dampak kepada masyarakat Indonesia agar terciptanya semangat dalam bekerja bersama membangun negeri. Sejalan dengan hal tersebut, ke depannya Indonesia bersama dengan seluruh masyarakat Indonesia bisa terus mengupayakan kemajuan pendidikan untuk membangun negeri dengan melakukan beberapa hal berikut.

  1. Penguatan insan atau pelaku pendidikan pada semua jenjang pendidikan.
  2. Menyediakan pelayanan PAUD yang berkualitas.
  3. Melaksanakan wajib belajar pendidikan 12 tahun yang berkualitas.
  4. Meningkatkan kualitas pembelajaran.
  5. Meningkatkan manajemen guru, pendidikan keguruan, dan reformasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
  6. Meningkatkan pendidikan keluarga.
  7. Menguatkan karakter siswa dan jati diri bangsa.
  8. Mengoptimalkan pemanfaatan anggaran pendidikan yang belum efektif dan efisien.
  9. Memperbaiki tata kelola organisasi Kemdikbud.

73 Tahun Indonesia Merdeka: Kemajuan Indonesia di Sektor Pendidikan

Memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73 tentu tidak dapat kita lepaskan dari pembangunan bangsa. Sektor pendidikan memegang peranan penting terhadap kemajuan pembangunan suatu bangsa. Jika membandingkan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara lain memang Indonesia belum bisa berada di peringkat atas. Meski begitu, pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan di bidang pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menegaskan bahwa tahun 2018 pemerintah berfokus untuk melakukan pembenahan di bidang pendidikan karena kompleksnya permasalahan di bidang tersebut.

Kemajuan di Sektor Pendidikan Indonesia

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan berbagai permasalahan di bidang pendidikan. Hasilnya, tahun 2017 sektor pendidikan di Indonesia tercatat telah mengalami kemajuan yang signifikan. Salah satu yang menjadi indikatornya adalah sebanyak 72,3 persen anak usia dini di Indonesia telah mengikuti proses pendidikan. Pada tahun yang sama, Indonesia juga memperoleh penghargaan dari UNESCO untuk pendidikan perempuan dan wanita atas program yang dianggap luar biasa dalam kesetaraan gender. Mendikbud menjelaskan angka partisipasi untuk sekolah dasar telah mencapai 100 persen, tingkat putus sekolah telah turun menjadi 0,26 persen, serta tingkat melek huruf di kalangan muda telah mencapai hampir 100 persen.

Lebih lanjut, Mendikbud menjelaskan bahwa adanya program Indonesia Pintar turut berperan memajukan pendidikan secara signifikan. Sementara itu, dalam upaya pemerataan pendidikan, pemerintah telah mencanangkan sistem zonasi, yang mana peraturannya telah diperbarui pada tahun 2018 (Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang menggantikan Permendikbud Nomor 17 tentang PPDB). Untuk mengimbangi program tersebut, pemerintah terus meningkatkan anggaran untuk sektor pendidikan. Anggaran pendidikan juga terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir, yaitu 419,8 triliun rupiah pada 2017 dan 444,1 triliun rupiah pada 2018. Perlu diketahui pula, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), tiga tahun terakhir Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan (angka IPM dari 68,9 pada tahun 2014 menjadi 70,8 pada tahun 2017).

Upaya untuk Terus Memajukan Sektor Pendidikan

Kenyataan bahwa pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan tidak boleh membuat pemerintah maupun seluruh rakyat Indonesia berpuas diri. Nyatanya, data menyebutkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih berada di peringkat bawah. Data dari Social Progress Index yang dilaksanakan oleh Social Progress Imperative (SPI) pada 2016 menyatakan Indonesia menempati peringkat ke-82 dari 133 negara dengan skor 62,27 (peringkat menengah ke bawah). Meski demikian, bukan berarti pendidikan di Indonesia akan terus berada di peringkat bawah. Data yang menyatakan kemajuan Indonesia di bidang pendidikan pada 2017 membuktikan bahwa Indonesia terus berbenah diri terutama di bidang pendidikan.

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 yang mengusung tema “Kerja Kita, Prestasi Bangsa” diharapkan dapat memberi dampak kepada masyarakat Indonesia agar terciptanya semangat dalam bekerja bersama membangun negeri. Sejalan dengan hal tersebut, ke depannya Indonesia bersama dengan seluruh masyarakat Indonesia bisa terus mengupayakan kemajuan pendidikan untuk membangun negeri dengan melakukan beberapa hal berikut.

1.      Penguatan insan atau pelaku pendidikan pada semua jenjang pendidikan.

2.      Menyediakan pelayanan PAUD yang berkualitas.

3.      Melaksanakan wajib belajar pendidikan 12 tahun yang berkualitas.

4.      Meningkatkan kualitas pembelajaran.

5.      Meningkatkan manajemen guru, pendidikan keguruan, dan reformasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

6.      Meningkatkan pendidikan keluarga.

7.      Menguatkan karakter siswa dan jati diri bangsa.

8.      Mengoptimalkan pemanfaatan anggaran pendidikan yang belum efektif dan efisien.

9.      Memperbaiki tata kelola organisasi Kemdikbud.

73 Tahun Indonesia Merdeka: Kemajuan Indonesia di Sektor Pendidikan

Memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73 tentu tidak dapat kita lepaskan dari pembangunan bangsa. Sektor pendidikan memegang peranan penting terhadap kemajuan pembangunan suatu bangsa. Jika membandingkan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara lain memang Indonesia belum bisa berada di peringkat atas. Meski begitu, pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan di bidang pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menegaskan bahwa tahun 2018 pemerintah berfokus untuk melakukan pembenahan di bidang pendidikan karena kompleksnya permasalahan di bidang tersebut.

Kemajuan di Sektor Pendidikan Indonesia

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan berbagai permasalahan di bidang pendidikan. Hasilnya, tahun 2017 sektor pendidikan di Indonesia tercatat telah mengalami kemajuan yang signifikan. Salah satu yang menjadi indikatornya adalah sebanyak 72,3 persen anak usia dini di Indonesia telah mengikuti proses pendidikan. Pada tahun yang sama, Indonesia juga memperoleh penghargaan dari UNESCO untuk pendidikan perempuan dan wanita atas program yang dianggap luar biasa dalam kesetaraan gender. Mendikbud menjelaskan angka partisipasi untuk sekolah dasar telah mencapai 100 persen, tingkat putus sekolah telah turun menjadi 0,26 persen, serta tingkat melek huruf di kalangan muda telah mencapai hampir 100 persen.

Lebih lanjut, Mendikbud menjelaskan bahwa adanya program Indonesia Pintar turut berperan memajukan pendidikan secara signifikan. Sementara itu, dalam upaya pemerataan pendidikan, pemerintah telah mencanangkan sistem zonasi, yang mana peraturannya telah diperbarui pada tahun 2018 (Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang menggantikan Permendikbud Nomor 17 tentang PPDB). Untuk mengimbangi program tersebut, pemerintah terus meningkatkan anggaran untuk sektor pendidikan. Anggaran pendidikan juga terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir, yaitu 419,8 triliun rupiah pada 2017 dan 444,1 triliun rupiah pada 2018. Perlu diketahui pula, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), tiga tahun terakhir Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan (angka IPM dari 68,9 pada tahun 2014 menjadi 70,8 pada tahun 2017).

Upaya untuk Terus Memajukan Sektor Pendidikan

Kenyataan bahwa pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan tidak boleh membuat pemerintah maupun seluruh rakyat Indonesia berpuas diri. Nyatanya, data menyebutkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih berada di peringkat bawah. Data dari Social Progress Index yang dilaksanakan oleh Social Progress Imperative (SPI) pada 2016 menyatakan Indonesia menempati peringkat ke-82 dari 133 negara dengan skor 62,27 (peringkat menengah ke bawah). Meski demikian, bukan berarti pendidikan di Indonesia akan terus berada di peringkat bawah. Data yang menyatakan kemajuan Indonesia di bidang pendidikan pada 2017 membuktikan bahwa Indonesia terus berbenah diri terutama di bidang pendidikan.

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 yang mengusung tema “Kerja Kita, Prestasi Bangsa” diharapkan dapat memberi dampak kepada masyarakat Indonesia agar terciptanya semangat dalam bekerja bersama membangun negeri. Sejalan dengan hal tersebut, ke depannya Indonesia bersama dengan seluruh masyarakat Indonesia bisa terus mengupayakan kemajuan pendidikan untuk membangun negeri dengan melakukan beberapa hal berikut.

1.      Penguatan insan atau pelaku pendidikan pada semua jenjang pendidikan.

2.      Menyediakan pelayanan PAUD yang berkualitas.

3.      Melaksanakan wajib belajar pendidikan 12 tahun yang berkualitas.

4.      Meningkatkan kualitas pembelajaran.

5.      Meningkatkan manajemen guru, pendidikan keguruan, dan reformasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

6.      Meningkatkan pendidikan keluarga.

7.      Menguatkan karakter siswa dan jati diri bangsa.

8.      Mengoptimalkan pemanfaatan anggaran pendidikan yang belum efektif dan efisien.

9.      Memperbaiki tata kelola organisasi Kemdikbud.