15 April 2017 09:45:50

Dua Kucing dan Seekor Tikus

Dua Kucing dan Seekor Tikus

Ada dua ekor kucing. Mereka bersaudara dan tinggal serumah. Keduanya masih kecil dan suka bermain. Mereka pergi ke halaman rumah, beradu kecepatan dan lompatan. Keduanya sangat gembira.

Ketika tengah bermain, salah satu kucing melihat Tikus di kejauhan. Kucing itu mengangkat telinga, memasang cakar-cakarnya yang kecil dan berjalan ke arah mangsanya. Ia bersiap menangkap buruan yang gemuk.

Namun baru beberapa langkah, ia melihat saudaranya juga berlari ke arah tikus. Keduanya pun saling mendahului, sebelum dapat menangkap Tikus. Masing-masing tidak ingin saudaranya berhasil dalam perburuan. Mereka berusaha saling menghalangi. Cekcok dan pertengkaran terjadi yang kemudian berubah menjadi perkelahian sengit. Mereka saling dorong, mencakar, dan melukai, hingga darah mengalir dari keduanya.

Ketika melihat pertengkaran antara kedua musuhnya, Tikus segera berlari ke rumahnya dengan aman. Ia bersyukur karena selamat, disebabkan oleh perselisihan yang terjadi antara dua bersaudara yang dungu tersebut.

Kalau saja kedua kucing tersebut bersepakat untuk menangkap Tikus, tentu mereka akan berhasil menangkapnya dan Tikus tidak akan mampu meloloskan diri dari mereka berdua.