09 Maret 2018 09:28:59

Peningkatan Kualitas Guru melalui USBN 2018

Peran guru dalam pembuatan soal USBN merupakan bentuk peningkatan kualitas dan peran guru dalam melakukan evaluasi bagi siswanya.

Evaluasi merupakan bagian dari rangkaian pengajaran yang dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan. Siswa kelas enam Sekolah Dasar (SD) tahun ini akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau USBN sebagai salah satu parameter evaluasi dari pembelajaran. Meskipun berstandar nasional, namun peran guru dalam USBN 2018 ini sangatlah diperlukan. Hal tersebut karena di USBN tahun ini soal akan dibuat oleh guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG).

Peran Guru pada USBN 2018

Menurut keterangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, peran guru dalam pembuatan soal USBN merupakan bentuk peningkatan kualitas dan peran guru dalam melakukan evaluasi bagi peserta didiknya. Dengan adanya USBN ini, Mendikbud ingin merevitaliasai peran guru terutama dalam menguasai salah satu tugas pokoknya, yaitu evaluasi. Selama ini, soal ujian ditetapkan dari provinsi atau dari institusi tertentu, atau bisa mengambil dari dari lembar kerja siswa (LKS), dan bukan guru yang membuat soal. Jadi hal tersebut tidak sesuai dengan tugas pokok guru yang bertanggung jawab dalam mengevaluasi siswa.

Dengan adanya keterlibatan guru dalam pembuatan soal USBN diharapkan adanya pemahaman mengenai kompetensi lulusan yang diharapkan. Dengan begitu, guru harus membuat soal yang sesuai dengan standar kompetensi lulusan. Jadi bukan apa yang diajarkan guru, tetapi apa yang harus dimiliki oleh siswa jika sudah lulus. Peran guru dalam USBN lainnya adalah mempersiapkan siswa dalam menghadapi ujian akhir tersebut. Peran guru terhadap kesiapan siswa sudah dimulai sejak jauh-jauh hari, dengan memberikan jam tambahan pelajaran atau pemantapan menyambut USBN. Selain persiapan materi pelajaran, guru pun berperan menyiapkan mental siswa agar siap menghadapi ujian.

Pelatihan Pembuatan Soal bagi Guru Menyongsong USBN 2018

Untuk mendukung peningkatan peran dan kualitas guru terutama pada USBN tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyelenggarakan pelatihan-pelatihan pembuatan soal. Jadi, setiap guru yang membuat soal diberikan bimbingan untuk membuat soal yang lebih berkualitas. Adapun harapan setelah mengikuti pelatihan tersebut ialah agar guru-guru dapat lebih teratur membuat perencanaan mengajar hingga membuat soal sendiri. Hal tersebut memang tidak mudah melihat status guru yang berbeda-beda, yakni ada guru PNS, guru honorer, dan ada juga guru yang sudah bersertifikasi maupun belum bersertifikasi. Maka dari itu, untuk pembuatan soal USBN di KKG, akan ada penyaringan bagi guru yang ikut terlibat dalam pembuatan soal.

Untuk menyukseskan USBN tahun ini peran guru sangatlah dibutuhkan. Melalui USBN itu pula guru akan diberikan banyak wewenang sebagaimana telah diatur dalam UU Sistem Pendidikan Nasional. Selain mengajar, guru juga diberikan wewenang untuk melakukan evaluasi kepada siswanya. Kebanyakan evaluasi yang diberikan kepada siswa saat ini masih terbatas pada pengujian ingatan dan aplikasi yang sederhana. Padahal, guru dituntut untuk mengembangkan pembelajaran abad ke 21, yakni berpikir kritis. Dengan adanya pelatihan soal bagi guru menjelang USBN 2018, diharapkan guru juga bisa mengembangkan kemampuannya dalam membuat soal-soal ujian yang menuntut kemampuan berpikir kritis yang dilakukan secara berkesinambungan melalui KKG.