15 Februari 2018 10:12:45

Membangun Rutinitas Mengajar yang Menyenangkan

Saat suasana kelas menyenangkan, guru dan siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam melaksanakan pembelajaran.

Rutinitas mengajar merupakan kegiatan wajib bagi seorang guru setiap harinya. Selama bertahun-tahun seorang guru terus-menerus melakukan rutinitas tersebut. Rasa bosan dan penat sesekali pasti pernah guru rasakan selama menjalankan rutinitas tersebut. Maka dari itu, guru membutuhkan tips mengajar yang menyenangkan dan variatif agar jauh dari kata bosan. Kunci utama untuk menghindari kebosanan mengajar terdapat dalam diri guru. Tanamkan bahwa setiap hari adalah hari pertam kali mengajar. Dengan begitu, guru akan selalu merasa bersemangat untuk bertemu hal-hal baru setiap harinya.

Saat suasana kelas menyenangkan, guru dan siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam melaksanakan pembelajaran. Karenanya, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan menjadi bagian dari tugas guru yang harus konsisten dilakukan setiap hari agar pembelajaran berjalan dengan lancar. Lebih lanjut, suasana menyenangkan tersebut hanya akan tercipta jika guru berhasil melakukan pengelolaan kelas dengan baik. Berikut tips membangun rutinitas mengajar yang menyenangkan dengan beberapa alternatif kegiatan pembuka dan penutup dalam pembelajaran.

1.    Sampaikan Satu Kata

Di awal pembelajaran, guru dapat meminta siswa untuk menyampaikan satu kata tentang perasaan mereka pada hari itu. Bisa jadi, satu kata tersebut tentang sesuatu yang terjadi dalam hidupnya. Para siswa dapat mengatakan hal yang baik atau buruk sesuai dengan apa yang mereka rasakan saat itu. Melalui kegiatan ini, siswa akan merasa nyaman satu sama lain untuk membagikan emosinya. Kegiatan tersebut juga akan mendorong siswa untuk mengembangkan kecerdasan emosi dalam dirinya.

2.    Quote of The Day

Sebagai alternatif kegiatan pembuka, Quote of The Day dapat menjadi wadah bagi siswa untuk saling berbagi pendapat. Guru dapat menuliskan sebuah kutipan dari seorang penyanyi, aktor, politisi, atau orang sukses lainnya di papan tulis. Kemudian, saat siswa masuk kelas dan membacanya, siswa diarahkan untuk menulis tanggapan dari kutipan tersebut. Guru dapat membantu dengan menanyakan arti kutipan dan pelajaran yang dapat diambil dari kutipan tersebut.

3.    Menit untuk Membaca

Kegiatan pembuka dapat diisi oleh guru dengan kegiatan membacakan sebuah puisi, esai, artikel atau cerita dengan lantang selama beberapa menit. Setelah selesai, siswa diminta untuk menulis ringkasannya berupa satu kalimat. Siswa juga dapat menulis satu pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan. Hal tersebut sejalan dengan budaya literasi yaitu membiasakan membaca, lalu menuliskan apa yang telah dibaca. Selain itu, siswa dapat memahami bahwa makna pembelajaran bukan hanya dari lembar kerja, namun ilmu dapat didapat dari berbagai referensi.

4.    Rutinitas Penutup

Mendiskusikan pekerjaan rumah merupakan rutinitas penting sebelum mengakhiri pembelajaran. Namun, berilah siswa kesempatan untuk memproses lebih lanjut apa yang mereka pelajari dan membantunya menetapkan tujuan pembelajaran ke depannya. Dengan begitu, guru dapat melakukan hal berikut untuk menutup sesi belajar. Pertama, berikan nilai sesuai pemahaman siswa beserta evaluasi untuk masukan pembelajaran berikutnya. Kedua, arahkan siswa berdiskusi untuk membahas dan merefleksi apa yang dipelajari. Ketiga, mintalah siswa untuk menuliskan tujuan dari pembelajarannya.