14 Februari 2018 10:16:50

Menghadapi Siswa dengan Kesulitan Belajar

Guru harus memberikan perhatian dan menjadi pendengar yang baik bagi siswa dengan kesulitan belajar.

Di dalam suatu ruang kelas yang berisikan banyak siswa, guru akan menemui berbagai macam karakter siswa yang berbeda satu sama lain. Tentu saja guru akan memiliki tantangan tersendiri untuk menerapkan suatu metode belajar yang paling sesuai guna menghadapi siswa dengan berbagai macam karakter tersebut. Maka dari itu, vasiasi metode belajar sangatlah diperlukan untuk memenuhi kebutuhan serta kemampuan yang dimiliki masing-masing siswa. Dalam satu kelas, tidak semua siswa memiliki kemampuan yang sama. Terkadang, guru akan menemukan siswa yang memiliki hambatan dalam menerima materi pembelajaran. Siswa dengan karakter semacam itu biasanya sering disebut siswa dengan kesulitan belajar.

Perilaku siswa yang memiliki hambatan dalam belajar kadang membuat guru jengkel, namun sebenarnya mereka menyimpan rasa emosional yang mendalam dalam dirinya. Mereka menyimpan emosinya secara mendalan dan membentengi diri mereka dengan perilaku yang membuat guru dan teman-temannya jengkel. Siswa seperti ini sebenarnya memiliki emosi yang tidak mereka mengerti atau tidak dapat mereka kendalikan, kemudian yang muncul hanyalah perilaku bermasalah. Maka dari itu diperlukan guru yang sabar dan penuh kasih sayang untuk menghadapinya. Berikut beberapa tips mengajar untuk mengahadapi siswa yang memiki kesulitan belajar agar dapat diterima oleh teman-temannya.

1. Berikan Rasa Syukur kepada Siswa Tersebut

Ekspresi positif lebih dibutuhkan siswa dibanding teguran lisan berlebihan guru saat siswa melakukan kesalahan. Berikan perhatian dan jadilah pendengar yang baik bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Tunjukan rasa syukur kita memiliki siswa tersebut dan berusaha menjadi orang yang selalu ada untuknya. Jika siswa tersebut melakukan kesalahan, cobalah untuk tidak menegur di depan teman-temannya, namun berikan peringatan ketika sedang tidak ada teman-temannya.

2. Berikan Motivasi dengan Kata-kata Positif

Memberikan motivasi dengan kata-kata yang positif dan menggembirakan akan mengisi ruang kasih sayang yang ada di dalam diri siswa. Semakin sering siswa mendengar kata-kata positif diharapkan itu dapat membangun pendidikan karakter dalam dirinya. Kata-kata positif tersebut sekaligus akan meningkatkan minat siswa untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Siswa akan juga akan termotivasi untuk meningkatkan prestasi belajarnya. Guru bisa memberikan kata-kata positif seperti “Itu bagus sekali”, “Kamu harus bangga dengan pencapaianmu itu”, “Bapak/Ibu guru sangat terkesan dengan pencapaianmu”, dan lain sebagainya.

3. Jangan Membeda-bedakan Siswa

Meskipun memiliki perbedaan, guru tetap harus memperlakukan siswa yang mengalami kesulitan belajar sama seperti dengan siswa-siswa lainnya yang ada di dalam kelas. Saat seorang guru menceritakan seorang siswa yang berprestasi, rasa bangga dan bahagia pasti ada di dalam hati seorang guru. Sama seperti siswa terbaik, siswa yang memiliki kesulitan belajar pun harus diperlakukan seperti itu. Menghadapi siswa yang kesulitan menyesuaikan diri atau mengalami kesulitan belajar tidak bisa menggunakan peringatan fisik ataupun lisan, namun perlakukan siswa tersebut dengan kasih sayang dan rasa bangga.

4. Berikan Catatan Positif untuk Diberikan kepada Orangtuanya

Kirimkan pesan singkat atau catatan kepada orang tua yang menggambarkan tentang perilaku positif atau pencapaian yang sudah dicapai siswa pada hari ini. Catatan tersebut sekaligus menunjukkan kemajuan apa saja yang sudah ditunjukkan oleh siswa selama di sekolah. Harapannya, orangtua akan memberikan apresiasi positif dan juga motivasi kepada anak ketika di rumah.