13 Februari 2018 09:06:06

Cara Kreatif Memberikan Pekerjaan Rumah

Untuk mengulang kembali materi, guru dapat memberikan pekerjaan rumah (PR).

Salah satu cara untuk membantu pemahaman siswa terhadap suatu materi adalah dengan memikirkan kembali materi yang telah dipelajari. Artinya, mengulang kembali materi yang dipelajari, menulis ulang, dan sebagainya. Untuk mengulang kembali materi, guru dapat memberikan pekerjaan rumah (PR). Fires in the Mind Compelling dari Kathleen Cushman memberikan tips mengajar bagi guru untuk memberikan pekerjaan rumah. Tips tersebut tidak hanya berupa daftar cara kreatif, tetapi lebih mengkontekstualisasikan hal yang dibutuhkan saat memberikan pekerjaan rumah. Hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan situasi kelas, bentuk pekerjaan rumah, prosedur pemberian pekerjaan rumah, serta alternatif pengerjaan pekerjaan rumah. Berikut ini cara kreatif memberikan pekerjaan rumah.

1.    Memberikan Pekerjaan Rumah pada Materi Baru

Ketika guru memperkenalkan materi baru kepada siswa, guru dapat memberikan pekerjaan rumah sebagai penguatan. Pekerjaan rumah yang diberikan bisa berupa pertanyaan yang relevan dengan materi baru tersebut. Pertanyaan tersebut ditujukan agar siswa cepat mengingat materi. Agar lebih mudah, guru dapat memberi contoh di kelas, kemudian siswa diminta memberikan ide-ide yang nantinya dijadikan akar tugas. Melalui pekerjaan rumah tersebut, guru dapat mengarahkan siswa untuk merefleksi hasil dari pekerjaan rumah yang telah dikerjakan serta alasan pemberian pekerjaan rumah tersebut.

2.    Memberikan Pekerjaan Rumah sebagai Bahan Diskusi

Sebelum melaksanakan diskusi, para siswa tentu membutuhkan bahan-bahan yang terkait dengan topik diskusi. Guru dapat mengarahkan siswa untuk menyiapkan bahan tersebut di rumah. Salah satunya dengan membaca artikel. Setelah membaca artikel, siswa diminta untuk menuliskan beberapa pertanyaan mengenai isi artikel yang selanjutnya diserahkan ke guru. Pada pembelajaran berikutnya sebelum diskusi dimulai, guru dapat memastikan semua siswa telah membaca artikel dengan mengajukan beberapa pertanyaan ringan. Setelah itu, diskusi dimulai dengan membahas pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat siswa.

3.    Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Mengukur Pemahaman

Untuk mengukur pemahaman siswa, guru dapat memberikan pekerjaan rumah berupa penyelesaian tugas. Siswa diminta untuk mendemonstrasikan konsep secara berkelompok di depan kelas dengan  menggunakan media apa saja yang mereka pilih (drama, seni, menulis, atau permainan). Dalam hal ini, guru tidak mengutamakan penilaian akhir, tetapi ketepatan aktivitas di dalam kelas. Dengan demikian, guru beserta siswa dapat menilai konsep tersebut, kemudian memberi tahu apakah siswa sudah paham atau belum.

4.    Memberikan Pekerjaan Rumah sebagai Petunjuk Pengaplikasian

Setelah menjelaskan langkah matematis di kelas, guru dapat melihat pengaplikasian langkah tersebut dalam berbagai situasi oleh siswa melalui pekerjaan rumah. Mula-mula, siswa diarahkan untuk membentuk kelompok-kelompok kecil. Lalu, guru memberikan sepuluh kata masalah. Kemudian, guru meminta setiap kelompok untuk memilih soal yang telah disediakan dari tiap kata masalah di mana langkah tersebut diaplikasikan di dunia nyata. Soal-soal tersebut dikerjakan secara berkelompok di rumah, lalu dipresentasikan di depan kelas pada pembelajaran berikutnya.

5.    Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Mengingat Fakta

Beberapa materi yang diajarkan berkaitan dengan fakta atau peristiwa yang telah terjadi. Guru dapat memberikan pekerjaan rumah kepada siswa agar mudah mengingat fakta-fakta tersebut. Siswa dapat diarahkan untuk mengumpulkan daftar fakta untuk tes yang akan dihadapi. Setelah terkumpul, guru dapat mengonfirmasi kebenaran fakta tersebut. Jika ada yang keliru, guru dapat mengarahkan siswa untuk memperbaikinya. Kemudian, siswa ditugaskan untuk membuat dan berbagi trik untuk mengingat fakta-fakta tersebut. Tugas tersebut dapat dilakukan siswa secara individu atau kelompok.

6.    Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Mengingat Materi Lama

Setiap akhir bulan atau mendekati penilaian akhir semester, guru dapat membimbing siswa untuk mengingat kembali materi lama yang telah diajarkan. Materi-materi tersebut mungkin hanya sebagian kecil saja yang masih diingat siswa. Oleh karena itu, guru dapat memberikan pekerjaan rumah untuk mengulas kembali materi tersebut. Guru dapat memberikan kuis-kuis singkat saat pembelajaran di kelas. Dengan demikian, guru dapat mengetahui bagian-bagian materi yang dilupakan siswa sehingga dapat memberikan penguatan pada bagian tersebut.