15 April 2017 09:32:32

Elang dan Guci

Elang dan Guci

Elang kehausan dan ingin minum. Ia mencari air ke seluruh penjuru, tapi sia-sia. Ia tidak menemukan apa-apa selain sebuah guci dengan sedikit air di dasarnya. Elang tidak dapat mencapai air karena jauhnya cekungan dan panjangnya leher guci. 

Rasa hausnya makin menjadi. Elang berpikir keras untuk mencari cara mengangkat air agar sampai padanya, karena ia tidak mampu menjangkaunya. Ia bertekad tidak akan meninggalkan tempat itu sampai berhasil minum air dari guci tersebut. “Jika tujuan benar, pasti jalan akan terbentang,”katanya dalam hati. 

Ia menoleh ke sekeliling dan melihat banyak kerikil. Elang pergi ke sana dan mengambil satu dengan paruhnya, lalu menyemplungkannya ke dalam guci. Air itu sedikit naik. Elang kembali dan membawa batu lainnya, hingga air makin meninggi. 

Elang jadi mengerti bahwa jika ia meneruskan perbuatannya maka tujuannya akan tercapai, sehingga ia dapat menghilangkan rasa hausnya yang menyengat. Elang terus memindah batu dan melemparnya ke dalam guci. Sedikit demi sedikit, air itu naik hingga akhirnya dapat dicapai oleh Elang. Elang lalu meminumnya dengan puas, sesudah kesabaran dan kegigihannya. Demikianlah, “Barangsiapa bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasilnya.”