30 November 2017 10:21:59

Tahukah Kamu Ke Mana Perginya Si Ulat?

Ulat dapat berubah menjadi kupu-kupu karena mengalami metamorfosis sempurna.

Hai, sahabat juara! Pernahkah sahabat juara mengamati ulat?

Ulat merupakan salah satu hewan yang sering kita jumpai di lingkungan sekitar. Biasanya kita menjumpai ulat pada tanaman. Ulat tersebut bisa tiba-tiba muncul memakan daun-daun, namun beberapa hari kemudian menghilang dengan sendirinya. Ke mana perginya si ulat yang kemarin sangat mengganggu? Ternyata, ulat kecil tersebut pergi menyepi dan berubah menjadi hewan yang indah yakni kupu-kupu.

Tahapan Metamorfosis Kupu-Kupu

Ulat dapat berubah menjadi kupu-kupu karena mengalami perubahan bentuk pada setiap pertumbuhan dan perkembangannya. Proses ini dikenal dengan istilah metamorfosis sempurna. Agar kita lebih mengetahui setiap tahap perubahannya, mari kita perhatikan penjelasan  tentang metamorfosis kupu-kupu berikut ini.

1.Telur

Metamorfosis kupu-kupu dimulai ketika kupu-kupu bertelur. Kupu-kupu dewasa yang betina akan bertelur ketika menemukan tanaman yang cocok untuk meletakkan telurnya. Kupu-kupu biasanya meletakkan telurnya pada permukaan daun atau di tanah.

2. Larva/Ulat

Setelah kurang lebih dua minggu sampai satu bulan, telur tersebut menetas menjadi larva. Larva ini berbentuk ulat yang sering kita jumpai. Ulat kecil akan memakan pucuk tumbuhan atau daun karena bagian ini tergolong lunak. Semakin hari, tubuh ulat menjadi besar dan gerakannyaakan menjadi semakin lambat.

3. Pupa/Kepompong

Ulat yang sudah gemuk dan besar akan mencari tempat untuk berdiam diri. Ulat kemudian menutup seluruh tubuhnya menggunakan benang-benang yang terbuat dari air liurnya. Benang-benang tersebut melekat pada daun atau batang tanaman. Benang-benang inilah yang digunakan untuk membuat pupa atau kita mengenalnya dengan sebutan kepompong.Tahap kepompong akan berlangsung selama dua minggu sampai beberapa bulan.

4. Kupu-kupu

Di dalam kepompong, tubuh ulat berubah secara berangsur-angsur menjadi kupu-kupu. Perubahan paling besar adalah tumbuhnya sayap pada punggung ulat tersebut. Setelah perubahan bentuknya sempurna, kupu-kupu keluar dari kepompong. Kupu-kupu akan terbang dengan sayapnya yang berwarna-warni. Warna, bentuk, dan ukuran kupu-kupu bisa berbeda-beda tergantung pada jenisnya.

Nah, sahabat juara kini sudah paham tentang perubahan ulat menjadi kupu-kupu bukan? Jika sahabat masih belum paham, sahabat dapat belajar dengan mengamati gambar proses metamorfosis kupu-kupu berikut. Kita cermati gambar berikut bersama-sama, yuk!


rumah juara metamorfosis kupu-kupu