03 November 2017 08:38:45

6 Kiat Montessori agar Anak Gemar Belajar

Sumber: https://pixabay.com/en/child-kid-play-tranquil-study-865116/

Kegiatan belajar yang setiap hari dijalani anak di sekolah bisa saja membuat anak jenuh, atau bahkan anak tidak bisa menikmati waktu belajarnya ketika di sekolah. Di sinilah peran orang tua sangat dibutuhkan agar semangat anak untuk belajar kembali meningkat. Orang tua perlu memberikan berbagai kiat agar proses pembelajaran di rumah menjadi menyenangkan dan bisa membentuk karakter anak yang gemar belajar.

Agar anak gemar belajar, orang tua bisa menerapkan beberapa metode dari Maria Montessori. Maria Montessori adalah seorang tokoh pendidikan dunia. Montessori menciptakan pola pendidikan dengan menekankan pada pentingnya penyesuaian pada lingkungan belajar dengan tingkat perkembangan anak. Montessori memberikan enam tips yang bisa dilakukan orang tua agar anak gemar belajar, di antaranya sebagai berikut.

1.  Membiasakan Aktivitas Membaca

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa seorang anak yang tumbuh dalam keluarga yang gemar membaca kelak akan tumbuh menjadi seseorang sukses secara akademis. Jika orang tua menghendaki anak yang gemar belajar sekaligus memiliki prestasi akademis yang membanggakan maka membiasakan aktivitas membaca sejak dini bisa dilakukan. Jadikan membaca sebagai aktivitas rutin setiap hari, meskipun hanya selama 5 sampai 10 menit setiap hari.

2.  Meminimalkan Kekacauan

Yang dimaksud kekacauan ialah ketika di lingkungan anak terlalu banyak benda yang memecah konsentrasi anak. Terlalu banyak menyediakan mainan dan juga buku secara sekaligus di sekitar anak justru bisa menyebabkan kekacauan dan bisa memecah konsentrasi anak. Sebaiknya orang tua melakukan rotasi item setiap beberapa minggu sekali. Anak akan lebih optimal menyerap berbagai pengetahuan dalam situasi yang terorganisir dan minim dari kekacauan. Latihlah anak untuk fokus terhadap sesuatu hal dalam satu waktu sehingga hasil yang diperoleh juga lebih optimal.

3.  Ajarkan Tanggung Jawab kepada Anak

Menanamkan kebiasaan belajar kepada anak bisa dilakukan dengan mengajarkan tanggung jawab kepada anak. Anak yang bertanggung jawab akan terbiasa melaksanakan tugas yang sudah menjadi kewajibannya, termasuk belajar. Mengajarkan tanggung jawab kepada anak bisa dilakukan dengan cara sederhana, misalnya dengan mengajari anak cara meletakkan barang yang benar, membiasakan anak untuk merapikan mainannya sendiri, dan lain sebagainya.

4.  Biarkan Anak untuk Mencoba

Anak biasanya memiliki rasa ingin tahu yang begitu tinggi hingga seringkali ingin mengikuti berbagai macam aktivitas yang dilakukan oleh orang tua. Jika aktivitas yang dilakukan oleh orang tua masih memungkinkan diikuti oleh anak maka jangan pernah melarang anak untuk melakukan aktivitas tersebut. Berikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas bersama atau biarkan anak melakukan bagian yang lebih mudah. Hal tersebut lambat laun akan meningkatkan rasa kepercayaan diri anak.

5.  Ciptakan Komunikasi yang Hangat

Sesibuk apapun aktivitas orang tua di luar rumah, selalu pastikan untuk meluangkan waktu berbicara dengan anak. Biasakan untuk mengajak anak berbiacara tentang kegiatannya selama di sekolah ataupun saat anak melakukan aktivitas lain. Hal tersebut akan membangun rasa percaya pada diri anak kepada orang tua, bahwa suatu ketika apabila anak memiliki masalah maka orang tua akan menjadi orang pertama yang mereka ajak berbicara.

6.  Orang Tua Tidak Boleh Berhenti Belajar

Meskipun orang tua sudah mempelajari banyak hal, bukan berarti mereka boleh berhenti belajar. Orang tua harus memperbanyak pengetahuan dalam berbagai macam hal, terutama pengetahuan cara mendidik anak dengan baik. Selain menambah pengetahuan, terus belajar juga akan menambah pemahaman orang tua terhadap tahap perkembangan anak. Dengan banyak pemahaman, orang tua akan tahu cara menghadapi anak dalam setiap tahap perkembangannya.