11 April 2017 09:14:13

Gadget Sebagai Jembatan Pendidikan Lintas Generasi

Ilustrasi : gadget bisa bermanfaat sebagai jembatan pendidikan lintas generasi.

Saat ini, banyak orang tua mengalami kendala dalam memahami dan mendidik anaknya. Kebanyakan orang tua mengeluhkan perbedaan generasi yang terpaut jauh. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah. Secara teori, orang tua memang terpaut perbedaan generasi yang cukup jauh dengan anak-anaknya.Teori generasi menyebutkan lima macam generasi menurut tahun kelahirannya.

Teori generasi
Orang tua saat ini dituntut untuk dapat menghadapi Generasi Z dan Generasi Alpha. Keduanya merupakan keturunan dari tingkat generasi sebelumnya dengan cara didik dan lingkungan tumbuh yang jauh berbeda. Orang tua perlu memahami cara mendidik anak sesuai dengan tingkatan generasinya. Diharapkan setelah orang tua memahami perbedaan generasi ini, maka mereka bisa menemukan metode parenting yang tepat untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak.

Permasalahan Umum Orang Tua
Beberapa orang tua menyadari bahwa gaya hidup anak Generasi Z dan Generasi Alpha sudah jauh berbeda. Pada generasi sebelumnya, selepas sekolah maka anak akan bermain keluar rumah bersama teman-teman. Pada masa itu, baik lingkungan dan fasilitas sangat memungkinkan untuk anak memiliki lebih banyak ruang untuk berinteraksi dan beraktifitas fisik.
Pada Generasi Z dan Generasi Alpha, anak lebih memiliki diam di rumah untuk bermain gadget atau berselancar di internet. Aktivitas pertemanan juga merambah ke sosial media, anak lebih bebas berinteraksi dengan orang yang samasekali belum pernah ditemui. Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru bagi orang tua untuk memfilter pengaruh negatif dunia maya, terlebih jika orang tua tidak terlalu mahir dalam penggunaannya.

Melihat dari Sisi Baik Gadget
Bisa kita akui, Generasi Z dan Generasi Alpha merupakan generasi yang sangat bergantung pada kehadiran teknologi. Mereka memiliki pemahaman yang berbeda mengnai gadget, yaitu untuk mempermudah kegiatan mereka sehari-hari. Dengan gadget, ternyata anak diuntungkan karena tidak ada keterbatasan mencari informasi untuk berbagai materi pembelajaran yang dapat diakses kapan pun dan dimanapun. Orang tua pun harus mulai merubah cara pandangan bahwa belajar itu selalu di dalam buku dan di ruang kelas. 
Saat ini adalah momen terbaik untuk orang tua mengajarkan anak untuk bijak memanfaatkan gadget. Dengan menanamkan pemahaman penggunaan gadget yang benar, maka kekhawatiran orang tua bisa jauh berkurang. Gadget yang dipegang anak harus bisa menjadi jendela untuk mencari informasi mengenai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Orang tua dapat mengarahkan anak untuk mengakses materi pelajaran, berbagai tayangan yang berisi berbagai macam tutorial, atau memainkan game edukatif. Dengan begitu, gadget bisa bermanfaat sebagai jembatan pendidikan lintas generasi.