28 Oktober 2017 08:14:05

Integrasi 6 Semangat Sumpah Pemuda dalam Pembelajaran

Semangat Sumpah Pemuda perlu diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah.

Sumpah Pemuda merupakan hasil dari keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. Isi Sumpah Pemuda secara tegas menyatakan eksistensi negara Indonesia. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda memiliki makna yang mendalam karena memuat cita-cita pemuda untuk mempersatukan seluruh rakyat dan menjaga keutuhan tanah air Indonesia. Karenanya, sejak Indonesia merdeka, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda.

Isi Sumpah Pemuda sebenarnya menyasar pada pemuda-pemudi Indonesia. Namun demikian, penanaman makna dan semangatnya ditujukan untuk seluruh masyarakat khususnya para pelajar. Hal tersebut dapat dilakukan sejak dini atau melalui pendidikan dasar. Cara yang paling efektif, yaitu dengan mengintegrasikan makna dan semangat Sumpah Pemuda dalam pembelajaran. Secara garis besar, ada enam semangat Sumpah Pemuda yang perlu diintegrasikan oleh guru dalam pembelajaran sebagaimana dijelaskan berikut.

1.    Semangat Beribadah

Membimbing siswa untuk cerdas perlu dibentengi dengan semangat beribadah yang kuat. Semua prestasi siswa, baik akademik maupun nonakademik, diraih tidak hanya bergantung pada usaha siswa tetapi juga dengan doa. Oleh karena itu, taat beribadah merupakan penerapan semangat sumpah pemuda untuk mewujudkan niat dan cita-cita meraih prestasi. Secara sederhana, semangat beribadah dapat diarahkan oleh guru melalui doa pembuka dan penutup pembelajaran. Lebih lanjut, semangat beribadah dapat diwujudkan dalam toleransi beribadah di lingkungan sekolah.

2.    Semangat Belajar

Sebagai seorang pelajar, tugas siswa adalah belajar. Agar dapat belajar dengan baik, siswa tentu membutuhkan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. Untuk itu pemerintah telah memberlakukan Kurikulum 2013 sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran yang mengutamakan peran dan kebutuhan siswa. Melalui kurikulum tersebut, diharapkan guru dapat memacu semangat belajar siswa sebagai salah satu wujud semangat Sumpah Pemuda.

3.    Semangat Berpikir Kritis

Berpikir kritis merupakan perwujudan dari proses berpikir positif untuk menentukan atau menciptakan solusi dari suatu permasalahan. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran yang sejalan dengan Kurikulum 2013, misalnya Discovery Learning. Melalui model pembelajaran tersebut, kemampuan berpikir kristis siswa dikembangkan melalui berbagai kegiatan menghimpun informasi, membandingkan, mengategorikan, menganalisis, mengintegrasikan, mengreorganisasi bahan, serta membuat kesimpulan.  

4.    Semangat Berkarya

Sebagai fasilitator dan motivator dalam pembelajaran, guru harus mampu membimbing siswa untuk mengasah kemampuannya dalam berkarya. Kreativitas dan inovasi siswa perlu diarahkan agar siswa semakin termotivasi untuk menghasilkan karya. Untuk memulainya, guru perlu mengenali bakat dan minat siswa serta mengarahkan kreativitas sesuai bakat. Selanjutnya, dengan bimbingan dan arahan yang tepat, siswa akan menghasilkan karya tertentu serta melakukan inovasi-inovasi yang berguna bagi kemaslahatan banyak orang.

5.    Semangat Kebersamaan

Melalui Sumpah Pemuda, guru dapat mengajarkan nilai sosial pada siswa. Nilai sosial tersebut dicapai dengan membangun dan memelihara kebersamaan di antara siswa. Semangat kebersamaan ini akan mereduksi perselisihan antarsiswa. Perilaku tersebut tentu harus dihindari karena dapat merusak persatuan serta dapat memicu timbulnya permasalahan lain. Dalam pembelajaran, semangat kebersamaan dapat diwujudkan melalui pembelajaran berbasis kelompok atau tim.

6.    Semangat Sosial dan Budaya

Semangat sosial dan budaya dapat dikembangkan guru melalui kegiatan apresiasi budaya lokal yang ada di daerah sekitar sekolah maupun asal daerah siswa. Siswa diarahkan untuk bangga terhadap budaya dan keragaman masyarakat Indonesia. Siswa juga diarahkan untuk mencintai dan menggunakan produksi dalam negeri sebagai salah satu contoh implementasi semangat Sumpah Pemuda.