24 Maret 2017 15:00:26

Anak dengan Kecerdasan Natural, Penyelamat Bumi di Masa Depan

Anak dengan Kecerdasan Natural, Penyelamat Bumi di Masa Depan

Banyak kita temui anak-anak yang sangat menggemari binatang atau tumbuhan yang ada disekitarnya. Ada yang merawatnya di Rumah, atau dengan melihatnya langsung di kebun binatang. Ketertarikan anak-anak terhadap alam, tumbuhan dan binatang membuatnya menyukai aktifitas di luar ruangan dengan melihat langsung objek untuk dipalajari. Dalam teori multiple intelligence dikenal dengan istilah kecerdasan natural atau naturalis intelligence. Tipe kecerdasan ini akan kita butuhkan dalam kehidupan sehari-sehari seperti berkebun, beternak, berkemah di alam bebas, dan sebagainya.

Kecerdasan natural atau natural smart adalah kemampuan untuk dapat mengerti flora dan fauna dengan baik. Anak anak dengan kecerdasan natural yang menonjol memiliki ketertarikan yang besar terhadap alam sekitar, termasuk pada binatang, di usia yang sangat dini. Mereka menikmati benda-benda dan cerita yang berkaitan dengan fenomena alam, misalnya terjadinya awan dan hujan, asal usul binatang, pertumbuhan tanaman, dan tata surya (Gardner, 2003). Alam bebas dapat menjadi kelas belajar yang menyenangkan untuk anak dengan tipe kecerdasan natural. Mereka akan dengan bebas mengeksplorasi seluruh objek alam.

Bagi mereka perlu disediakan “ruang kelas hidup”, di rumah dan di sekolah, yang menawarkan kesempatan untuk mengolah kebun, merawat hewan peliharaan, mempelajari cara system kehidupan berevolusi, dan memikirkan bagaimana cara menjaga dunia alam dengan lebih baik (Armstrong, 2002). Anak dengan kecerdasan naturalis akan senang membaca buku yang berkaitan tentang flora, fauna, alam, tata surya, hujan, dan sebagainya. Topik-topik alam tersebut dapat menjadi motivasi anak untuk gemar membaca. Selain itu, gunakan alam terbuka sebagai tempat belajar mereka, mungkin di taman atau di bawah pohon.

Anak dengan tipe kecerdasan natural sangat dibutuhkan untuk menjaga bumi di masa sekarang dan yang akan datang. Begitu banyak aspek lingkungan kita yang terancam bahaya akses teknologi sehingga kita memerlukan orang yang mempunyai kecenderungan naturalis untuk memberikan jalan keluar masalah ekologi kita (Armstrong, 2002). Anak-anak dengan kecerdasan natural akan menjadi penyelamat bumi di masa depan, dimana ditangan anak-anak inilah keseimbangan antara alam dan manusia akan terjaga. Kemampuan mereka mempelajari dan menjaga alam dengan cara berkebun atau berternak menjadi langkah yang baik untuk menjaga ekosistem kehidupan.