26 September 2017 09:16:41

5 Manfaat Penting Permainan Tradisional untuk Anak

https://pxhere.com/id/photo/801358

Dunia anak-anak identik dengan bermain. Orang tua dapat mengenalkan anak pada berbagai jenis permainan. Mulai dari permainan tradisional hingga permainan melalui teknologi digital. Namun, tahukah anda bahwa permainan tradisional dapat lebih mengembangkan keterampilan dan kecerdasan anak? Sejumlah jurnal penelitian menyatakan bahwa permainan tradisional dapat mengembangkan diri anak, baik dalam aspek jasmani, psikis, maupun sosialnya. Selain itu, permainan tradisional juga memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang sudah selayaknya dilestarikan oleh generasi muda. Untuk lebih memahami manfaat permainan tradisional silakan simak uraian berikut.

1. Mengembangkan Kecerdasan Anak

Berbagai tipe kecerdasan anak ternyata bisa dikembangkan melalui permainan tradisional. Misalnya, permainan yang banyak menggunakan benda-benda alam akan membuat anak dapat mengembangkan kecerdasan naturalisnya. Tidak hanya itu, permainan tradisional juga dapat mengembangkan kecerdasan musikal anak. Hal tersebut dikarenakan nyanyian atau bunyi-bunyian sangat akrab pada permainan tradisional. Kecerdasan intrapersonal dan interpersonal pun tak luput dari cakupan permainan tradisional. Jadi, ayah dan bunda tidak perlu ragu lagi untuk mulai mengenalkan anak dengan bermacam-macam permainan tradisional.

2. Menanamkan Sportivitas dalam Diri Anak

Dalam permainan tradisional, seringkali diterapkan sistem menang kalah. Oleh karena itu, orang tua dapat menanamkan semangat sprotivitas pada anaknya. Dengan demikian, anak yang ikut dalam permainan akan berusaha mendapatkan kemenangan dengan cara yang sesuai aturan. Jika ternyata anak kalah dalam permainan, orang tua harus memberi pengertian bahwa kekalahan bukan berarti awal dari permusuhan dengan temannya. Melainkan harus dijadikan motivasi agar di kesempatan atau jenis permainan lain, anak dapat menunjukkan keterampilan yang lebih baik.

3. Meningkatkan Kreativitas Anak

Permainan tradisional identik dengan penggunaan benda-benda sederhana sebagai alat bermain. Jika benda yang akan digunakan tersebut tidak ada, maka anak akan berusaha mencari benda lain yang bisa digunakan untuk bermain. Misalnya, dalam permainan dakon, bila tidak ada batu sebagai alat permainan, anak dapat mengganti batu dengan kerikil, biji-bijian atau benda-benda alam lain yang mereka temukan. Dengan demikian, kreativitas anak menjadi berkembang.

4. Dapat Digunakan untuk Melepas Penat bagi Anak

Permainan tradisional, terlebih yang dilakukan di luar ruangan, akan membuat anak bebas mengungkapkan emosinya dengan cara tertawa, berteriak, dan bergerak. Hal itu dapat menjadi perantara anak dalam melepas penat. Anak yang dalam kesehariannya telah berkutat dengan buku dan kegiatan sekolah, sangat memerlukan aktivitas yang menyenangkan bersama teman-temannya. Itulah salah satu alasan mengapa orang tua perlu mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

5. Dapat Membentuk Karakter Anak

Pendidikan karakter ternyata tidak hanya dapat diberikan melalui bangku sekolah maupun pendidikan di dalam rumah. Permainan tradisional pun ikut andil dalam memberikan pendidikan karakter bagi anak. Misalnya, dengan bermain gobag sodor, anak akan berlatih memiliki karakter jujur, kerja keras, kreatif, cinta damai, dan tak lupa juga cinta tanah air. Menanamkan berbagai karakter dalam permainan tradisional tentu dapat berjalan dengan baik jika anak mendapatkan bimbingan dari orang tua. Oleh karena itu, ayah dan bunda dapat sesekali meluangkan waktu untuk bercerita seputar permainan yang disukai anak dan memberi bimbingan mengenai karakter atau budi pekerti yang dapat diperoleh anak melalui permainan tersebut.