22 September 2017 08:23:10

Bagaimana Benda Dapat Menyerap dan Memantulkan Bunyi?

Cici dan Eko melakukan percobaan pemantulan dan penyerapan bunyi.

Hai, sahabat juara! Kali ini, kita akan belajar tentang bunyi. Apa itu bunyi? Bunyi merupakan salah satu jenis gelombang yang dihasilkan oleh benda yang bergetar. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Apakah semua bunyi dapat kita dengar begitu saja? Tentu tidak. Bunyi dapat merambat dari sumber bunyi ke tempat lain, termasuk ke telinga kita, jika melalui media perambatan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian berikut.

Perambatan Bunyi

Bunyi dapat merambat melalui media perambatan berupa benda padat, cair, dan gas. Jika tidak ada media perambatan, maka bunyi tidak bisa terdengar. Misalnya, saat berada di luar angkasa yang tidak ada udara atau hampa udara, bunyi tidak bisa kita dengar. Lantas, bagaimana perambatan bunyi pada benda padat, cair, dan gas?

1. Bunyi Merambat melalui Benda Padat

Bunyi yang merambat melalui benda padat akan lebih cepat terdengar dibandingkan melalui benda gas. Untuk membuktikannya, coba tempelkan telingamu di dinding dan mintalah temanmu untuk memukul bagian dinding yang lain. Bisakah kamu mendengar bunyi pukulan? Setelah itu, coba kamu tidak menempelkan telinga ke dinding dan mintalah temanmu untuk memukul dinding sekali lagi. Dapatkah kamu mendengar bunyi pukulan dengan jelas? Bunyi pukulan akan lebih jelas saat telinga kita menempel di dinding, bukan? Ya, itulah bukti bahwa bunyi merambat lebih baik saat melalui benda padat daripada udara.

2. Bunyi Merambat melalui Benda Cair

Bunyi dapat merambat melalui air. Pernahkah kamu membenturkan dua batu di dalam air? Jika belum, kamu dapat mencobanya dengan temanmu. Saat kedua batu dibenturkan, maka akan terdengar bunyi dari luar air. Hal itu menunjukkan bahwa bunyi merambat melalui air. Coba sekarang kamu benturkan dua batu itu di luar air. Dapatkah kamu membandingkan bunyi mana yang lebih jelas? Ya, benturan batu di luar air berbunyi lebih jelas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa rambatan bunyi melalui air lebih lemah dibandingkan melalui udara.

3. Bunyi Merambat melalui Benda Gas

Perambatan bunyi melalui udara dapat kita lihat dalam kehidupan sehari hari. Misalnya, kita dapat mendengar guntur saat hujan, mendengar bunyi lonceng yang dipukul, mendengar suara teman kita yang berteriak di lapangan, dan lain sebagainya. Nah, sekarang kita sudah lebih paham tentang perambatan bunyi, bukan? Selanjutnya mari kita belajar tentang pemantulan dan penyerapan bunyi!

Pemantulan dan Penyerapan Bunyi

Sahabat juara, kita telah belajar bahwa bunyi dapat merambat melalui benda padat. Akan tetapi, tidak semua benda padat bisa mengantarkan bunyi dengan jelas ke telinga kita lho! Hal tersebut dikarenakan adanya peristiwa pemantulan dan penyerapan bunyi. Agar sahabat juara lebih jelas memahami pemantulan dan penyerapan bunyi, mari kita simak bersama video di bawah ini.

Untuk mencoba animasi interaktif di atas, ayo bergabung bersama Rumah Juara!