15 September 2017 08:54:11

Cara Menghadapi Siswa Hiperaktif di Kelas

Sumber: https://pixabay.com/en/baby-kids-child-boy-hugs-family-1749978/

Setiap siswa yang ada di dalam kelas memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Ada siswa yang rajin, ada yang pendiam, ada pula yang hiperaktif. Salah satu karakteristik siswa yang sering dikeluhkan oleh banyak guru ialah ketika mereka harus menghadapi siswa yang hiperaktif. Siswa hiperaktif biasanya sulit untuk diarahkan, bahkan pada kebanyakan kasus sering menyebabkan proses pembelajaran di dalam kelas berjalan dengan tidak kondusif. Dalam kasus semacam ini, guru harus memiliki kesabaran yang ekstra agar bisa menyikapi situasi tersebut dengan lebih bijaksana. Selain itu, guru juga harus bisa mengarahkan siswa yang hiperaktif tersebut agar tidak mengganggu siswa lainnya ketika pembelajaran sedang berlangsung.

Ciri-ciri Siswa Hiperaktif

Dalam dunia kedokteran, hiperaktif sering dikenal dengan istilah Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) atau Attention Deficit Disorder (ADD). Menurut para ahli, hal tersebut disebabkan oleh adanya gangguan pada pusat perhatian dan juga saraf motorik pada anak. Adapun ciri-ciri siswa hiperaktif tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Siswa akan sulit diarahkan untuk fokus pada sesuatu hal.
  2. Mudah beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya.
  3. Siswa seringkali tidak bisa menahan emosinya.
  4. Siswa kurang bisa mengontrol dirinya sendiri.
  5. Suasana hatinya mudah berubah.
  6. Tidak mampu mengontrol gerakan, misalnya tidak bisa duduk dengan tenang.
  7. Sulit memahami apa yang disampaikan oleh guru.
  8. Terkadang suka berbuat usil kepada teman-teman di sekitarnya.
  9. Sering memotong pembicaraan orang lain.
  10. Memiliki daya konsentrasi yang rendah, seolah-olah tidak memperhatikan lawan bicaranya.

Cara Menghadapi Siswa Hiperaktif

Jika guru tidak bersikap bijak dan sabar, perilaku siswa hiperaktif bisa menyebabkan kendala pada proses pembelajaran di dalam kelas. Perilaku siswa hiperaktif bisa menyebabkan proses pembelajaran terganggu dan menyebabkan perkembangan siswa lain terhambat. Karena itulah, dibutuhkan kiat-kiat yang tepat dari guru untuk menghadapi siswa hiperaktif di dalam kelas, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Sebaiknya siswa hiperaktif tidak duduk di dekat jendela. Kondisi jendela yang terbuka dan juga situasi lalu lalang di luar kelas yang terlihat melalui jendela bisa memecah konsentrasi pada siswa hiperaktif.
  2. Posisikan tempat duduk siswa hiperaktif di dekat guru dan juga siswa yang tenang dan fokus pada pembelajaran. Hal tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi siswa hiperaktif untuk ikut tenang dan fokus.
  3. Singkirkan segala perlengkapan yang sekiranya tidak diperlukan di meja siswa yang hiperaktif. Hal tersebut perlu dilakukan karena biasanya siswa hiperaktif akan memainkan benda apapun yang ada di lingkungannya.
  4. Saat berkomunikasi dengan siswa hiperaktif, tataplah matanya agar ia merasa diperhatikan.
  5. Ketika guru sedang menjelaskan materi pembelajaran sementara siswa hiperaktif asik berbicara sendiri maka tepuklah pundaknya agar fokusnya kembali pada penjelasan yang sedang disampaikan oleh guru.
  6. Jika siswa bisa kembali tenang dan fokus pada pembelajaran maka guru bisa memberikan pujian kepada siswa.

Selain beberapa metode di atas, guru sebaiknya juga berkoordinasi secara aktif dengan orang tua terkait perubahan apa saja yang sudah terjadi pada siswa. Jika kemampuan guru sudah mencapai batas, maka guru bisa segera berkonsultasi dengan orang tua terkait upaya-upaya yang harus dilakukan selanjutnya.