11 September 2017 11:48:56

Mengajak Anak Hidup Sehat dengan Olahraga

Sumber: https://pixabay.com/en/jump-father-daughter-father-2524300/

Menanamkan kebiasaan pola hidup sehat kepada anak sangat penting mengingat hal tersebut bisa mempengaruhi kesehatan, perkembangan kecerdasan, serta rasa percaya diri pada anak. Salah satu metode menanamkan pola hidup sehat kepada anak adalah dengan mengajaknya berolahraga. Menurut psikolog anak, Roslina Verauli, M.Sc., gaya hidup sehat yang aktif, misalnya dengan olahraga, bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat secara fisik. Selain itu, olahraga juga bisa dijadikan sarana untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada anak. Nilai-nilai kehidupan yang dimaksud misalnya anak-anak akan memiliki mental sportivitas, pantang menyerah, percaya diri, dan memiliki kerja sama tim yang baik. Kecakapan mental tersebut juga dipercaya bisa membantu anak menghadapi berbagai macam tantangan di masa depan.

Mengajarkan anak hidup sehat dengan olahraga mungkin tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anak-anak masa kini biasanya lebih suka bermain di dalam ruangan, berlama-lama di depan gadget, atau menonton televisi. Namun, perlu orang tua ketahui bahwa olahraga bukan semata-mata harus melakukan aktivitas fisik yang berat seperti mengangkat beban atau berlari sejauh puluhan kilometer. Orang tua bisa mengajarkan anak hidup sehat dengan olahraga melalui berbagai macam aktivitas fisik yang menyenangkan. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa metode yang bisa dilakukan orang tua untuk membiasakan anak hidup sehat melalui olahraga.

1.  Mengajak Anak Keluar Rumah

Cara paling mudah membiasakan anak hidup sehat dengan olahraga adalah dengan mengajak anak melakukan aktivitas fisik di luar rumah, misalnya di taman bermain. Biarkan anak-anak menikmati sinar matahari pagi dan melakukan berbagai hal yang mereka inginkan seperti berlari, melompat, atau bahkan memanjat. Jika jarak antara rumah dengan taman bermain terlalu jauh, maka orang tua bisa menyiasati dengan bermain di halaman rumah. Sediakan bola untuk dimainkan bersama anak atau sepeda yang bisa digunakan untuk berkeliling.

2.  Eksplorasi Aktivitas yang Disukai oleh Anak

Mengeksplorasi jenis aktivitas fisik yang disukai oleh anak juga bisa dilakukan untuk membiasakan olahraga kepada anak sejak dini. Dengan kata lain, orang tua bisa membiarkan anak memilih jenis olahraga yang disukai seperti bersepeda, berenang, sepak bola, dan lain sebagainya. Jangan pernah mengarahkan anak untuk melakukan jenis olahraga yang tidak ia sukai karena hal tersebut akan membuat anak merasa malas untuk melakukannya. Dengan memilih jenis olahraga yang disukainya, anak akan lebih senang melakukan olahraga tanpa adanya paksaan dari orangtua.

3.  Menciptakan Aktivitas Fisik yang Menyenangkan

Jika anak terlihat bosan dengan olahraga yang ia lakukan maka orang tua bisa membuat sedikit variasi pada jenis olahraga yang akan dilakukan. Orang tua bisa menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak tidak akan bosan. Jadikan aktivitas fisik atau olahraga menjadi lebih variatif dan tentunya lebih berkesan bagi anak. Sebagai contoh, orang tua bisa menciptakan perlombaan kecil dengan hadiah sederhana di dalamnya. Cara semacam ini bisa memicu anak untuk senantiasa menggemari olahraga.

4.  Batasi Waktu Menonton Televisi Anak

Anak biasanya suka menonton televisi, bahkan mereka bisa duduk berjam-jam di depan televisi untuk menyaksikan acara kesukaan mereka. Hal tersebut akan menyebabkan anak terbiasa duduk pasif. Untuk itu, orang tua sebaiknya membatasi waktu menonton televisi anak. Jika terpaksa anak tidak bisa dilarang menonton televisi, maka sebaiknya orang tua memilih jenis tayangan yang bisa mengajak anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti menari atau menirukan gerakan yang ada di televisi.