05 September 2017 10:12:56

Anggaran Tunjangan Profesi Guru akan Naik pada 2018

Sumber: https://www.flickr.com/photos/adamcohn/5068372959

Tunjangan profesi guru (TPG) adalah tunjangan penghasilan yang diberikan kepada guru setelah guru memenuhi berbagai persyaratan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sebagai pendidik yang profesional, guru harus memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikasi pendidik, sehat secara jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Maka dari itu, guru memiliki hak untuk memperoleh penghasilan di atas kebutuhan minimum serta jaminan kesejahteraan sosial terkait dengan tugasnya sebagai guru yang ditetapkan melalui prinsip penghargaan atas dasar prestasi.

Tahun 2018 Pemerintah akan Menaikkan Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Pemerintah akan menaikkan anggaran TPG pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar 79,6 triliun rupiah. Anggaran tersebut naik sekitar 6% dari alokasi dana tahun ini yang sebesar 75, 2 triliun rupiah. Menteri keuangan, Sri Mulyani, mengungkapkan bahwa pemberian TPG tersebut merupakan wujud dari komitmen dan perhatian pemerintah untuk meningkatkan profesionalisme dan etos kerja guru melalui peningkatan kesejahteraan. Melalui peningkatan kesejahteraan tersebut diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia juga akan meningkat. Untuk tahun ini, dari total anggaran TPG sekitar 75,2 triliun rupiah, porsi anggaran paling besar diperuntukkan bagi guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) yang mencapai 52,8 triliun rupiah.

Tahun 2018 mendatang, rencananya anggaran TPG bagi PNSD akan naik menjadi 58,3 triliun rupiah. Jumlah anggaran tersebut naik sebesar 5,5 triliun rupiah dari tahun ini. Adapun target penerima TPG tersebut adalah 3,9 juta guru PNSD. Setelah alokasi dana dikurangi untuk PNSD, sisa anggaran TPG tahun 2018 tersebut masih tersisa sebesar 21,3 triliun rupiah. Anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan untuk tiga kelompok guru. Tiga kelompok guru tersebut dapat dirinci menjadi guru PNS Kementerian Agama (Kemenag) sebanyak 257.209 guru dengan anggaran 11,6 triliun rupiah, guru swasta Kemenag yang telah lulus sertifikasi sebanyak 213.654 guru dengan anggaran 4,8 triliun rupiah, serta guru swasta yang telah lulus sertifikasi sebanyak 222.204 guru dengan anggaran 4,9 triliun rupiah yang anggarannya dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Syarat untuk Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru

Untuk memperoleh TPG, guru harus memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, yakni sebesar satu kali gaji pokok guru yang bersangkutan, tidak termasuk untuk bulan ke-13. Untuk tahun pelajaran 2017/2018 ini, Kemendikbud mengubah peraturan kewajiban jam kerja guru menjadi 40 jam setiap minggunya. Ketentuan tersebut secara lengkap telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Kewajiban 40 jam kerja dalam waktu seminggu tersebut dibagi menjadi lima tugas yang bisa disebut dengan 5M, yakni merencanakan pembelajaran, melaksanakan pengajaran tatap muka, menilai hasil belajar siswa, melaksanakan bimbingan, serta melaksanakan tugas tambahan, seperti pembinaan pramuka atau menjadi wali kelas. merencanakan pembelajaran serta melakukan penilaian kepada siswa yang sebelumnya bisa dilakukan di rumah, kini harus dilakukan saat jam kerja di sekolah. Guru tidak lagi terikat dengan ketentuan minimal jam mengajar. Jam mengajar di sekolah bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah yang memiliki jumlah siswa dan kelas yang berbeda-beda.