24 Maret 2017 13:32:27

Ayo Kenali Potensi Kecerdasan Interpersonal pada Anak

Ayo Kenali Potensi Kecerdasan Interpersonal pada Anak

Interaksi dan komunikasi merupakan aktifitas keseharian manusia dalam kehidupannya, kedua hal tersebut dibutuhkan manusia untuk bersosialisasi dan saling bertukar informasi. Dalam kehidupan anak, interaksi pertama dilakukan dengan orang tuanya, maka dari itu pendidikan pertama terletak pada orang tua dan keluarga di rumah. Kita tahu bahwa semua anak pasti memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi, namun seringkali kita temui perbedaan kemampuan komunikasi dari setiap anak. Anak dengan komunikasi yang baik, terbuka, dan memiliki hubungan antar pribadi yang baik ternyata  dapat dimasukkan dalam salah satu kategori kecerdasan dalam teori Multiple intelligence yang dikenal dengan istilah social smart atau interpersonal intelligance.

Interpersonal intelligance atau kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, temperamen orang lain. Anak dengan kecerdasan interpersonal yang menonjol memiliki interaksi yang baik dengan orang lain, pintar menjalin hubungan sosial, serta mampu mengetahui dan menggunakan beragam cara saat berinteraksi. Mereka juga mampu merasakan perasaan, pikiran, tingkah laku dan harapan orang lain, serta mampu bekerja sama dengan orang lain (Gardner, 2003). Anak dengan kecerdasan ini dapat kita amati ketika dia berkomunikasi teman sebayanya atau orang yang baru dikenalnya. Mereka cenderung memulai perbincangan terlebih dahulu dan suasana akan sangat mencair jika anak tersebut ikut bergabung dalam perbincangan. Menurut (Gardner, 2003) anak dengan kecerdasan interpersonal memiliki beberapa kemampuan yang menonjol.

  1. Mudah bekerjasama dengan teman.
  2. Mudah mengenal dan membedakan perasaan dan pribadi teman.
  3. Menguasai teknik komunikasi verbal dan non-verbal.
  4. Memiliki kepekaan terhadap teman atau rasa empati.
  5. Sangat suka memberikan feedback.

Kecerdasan interpersonal pada anak melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerja dengan orang lain. Seperti masing-masing kecerdasan yang lain, kecerdasan interpersonal melibatkan banyak hal, mulai dari kemmapuan berempati kepada orang lain (seperti yang dimiliki seorang konselor), sampai kemampuan memanipulasi sekelompok besar orang menuju pencapaian suatu tujuan bersama (seperti politikus atau seorang CEO perusahaan). Kecerdasan antar pribadi mencakup kemampuan membaca orang (misalkan, menilai orang lain dalam waktu beberapa detik), kemampuan berteman, dan keterampilan yang dimiliki beberapa orang untuk bisa berjalan memasuki sebuah ruangan dan mulai menjalin kontak bisnis atau pribadi yang penting (Armstrong, 2002).

Anak dengan potensi ini akan mudah mempromosikan sesuatu. Kehadirannya beserta seluruh kemampuan yang dibawanya akan dengan mudah diterima oleh orang lain karena kemampuannya menampilkan diri dengan baik. Sebagai contoh, anak dapat dengan mudah mengambil alih peran untuk memimpin di dalam kelompok dengan bantuan kecerdasan interpersonal yang dimilikinya. Anak dengan kecerdasan ini memiliki fungsi yang menonjol untuk menjadi seorang komunikator, fasilitator, penggerak massa dan pemersatu kelompok.

Cara belajar terbaik bagi anak-anak dalam kategori ini adalah dengan selalu melibatkannya dalam kegiatan sosial dan bekerja sama. Mereka perlu belajar melalui interaksi dinamis dengan orang lain. Beri mereka kesempatan untuk mengajari anak-anak lain. Sediakan berbagai jenis permainan yang bisa mereka lakukan bersama teman-teman mereka (Armstrong, 2002). Adapun metode belajar selama di rumah, orang tua dapat melibatkan anak dalam diskusi keluarga. Selain itu orang tua dapat mendorong anak untuk mengikuti komunitas, organisasi, klub atau kepanitiaan.