30 Agustus 2017 09:54:29

4 Tips Mengarahkan Anak Aktif Menjadi Kreatif

https://pixabay.com/en/rainbow-art-paint-artistic-child-1140420/

Memiliki anak yang aktif merupakan kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Anak aktif akan terlihat bersemangat dalam mencoba hal-hal baru, suka bergerak, serta tak jarang menunjukkan tingkah laku yang membuat orang di sekitarnya tertawa. Berdampingan dengan rasa bangga orang tua tersebut, pasti ada rasa repot ketika harus memantau setiap gerak anak. Bagaimana tidak, anak yang aktif pasti senang menjelajah ruang yang luas, di mana memerlukan tenaga ekstra dari orang tua untuk mengawasinya. Ayah dan bunda, mendidik anak aktif memang memerlukan kesabaran, ketekunan, dan ketenangan. Jika orang tua salah dalam menerapkan pola asuh pada anak, bisa jadi anak akan tumbuh menjadi bandel dan membangkang pada aturan yang ada di sekitarnya. Salah satu cara yang tepat untuk mendidik anak aktif adalah mengarahkannya untuk menjadi kreatif. Bagaimana caranya? Mari kita simak uraian berikut.

1.  Jangan Membatasi Anak dengan Banyak Aturan

Anak aktif akan cenderung ingin melakukan banyak hal. Orang tua harus bijak dalam menyikapi anak yang demikian. Jangan membuat aturan-aturan yang akan membuat anak merasa terkekang. Aturan yang terlalu kaku bagi anak justru akan membuatnya tidak menyukai adanya aturan. Hal tersebut berbahaya karena dapat menimbulkan sikap pemberontak pada diri anak. Orang tua harus bisa membebaskan anak dalam melakukan banyak hal tetapi harus tetap di bawah kendali orang tua yang mengawasi. Melakukan banyak hal dapat mengasah kreativitas anak secara tidak langsung.

2.  Berikan Pengarahan Positif pada Anak

Anak yang aktif pada dasarnya tergolong anak yang pintar karena otaknya terus bekerja untuk menstimulus anak melakukan banyak hal. Inilah yang harus disadari orang tua sehingga dapat memberi pengarahan yang tepat pada anak. Misalnya, anak laki-laki yang dalam kegiatan sehari-hari dominan berlari kesana kemari dapat diarahkan orang tua untuk masuk ke sekolah sepak bola. Atau jika memiliki anak perempuan yang suka bergerak mengikuti musik yang ia dengar, coba masukkan anak ke sanggar tari. Dalam memberikan pengarahan positif pada anak ini diperlukan kepekaan orang tua dalam mengamati setiap kegiatan yang dilakukan anak. Jika arahan yang diberikan orang tua tepat bagi anak, maka anak dapat mengembangkan kreativitas sesuai dengan bakat yang dimilikinya.

3.  Melakukan Liburan Kreatif

Anak aktif pada umumnya menyukai kegiatan yang baru dan menantang. Oleh karena itu, orang tua dapat mengajak anak untuk berlibur dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat mengasah kreativitasnya. Misalnya, mengajak anak melakukan outbond, di mana anak dapat menyalurkan energinya melalui berbagai permainan yang memiliki banyak pelajaran tentang arti kerjasama, toleransi, sosialisasi, dan lain-lain. Bagi ayah dan bunda yang terbatas dalam hal biaya, tak perlu khawatir karena mewujudkan liburan kreatif tidak melulu harus dilakukan di tempat yang memerlukan biaya mahal. Anda dapat mengajak anak berlibur kreatif di dalam rumah, yaitu dengan cara berkebun, mendekor kamar anak bersama, membuat pernak-pernik di rumah, dan lain sebagainya.

4.  Arahkan Anak untuk Melakukan Permainan Kreatif

Bermain adalah kegiatan yang paling sering dilakukan anak. Maka, memilih mainan yang dapat meningkatkan kreativitasnya menjadi sangat penting bagi orang tua. Mainan yang dapat mengasah kreatifitas anak diantaranya adalah puzzle, balok-balok kayu, plastisin, lego, dan lain sebagainya. Selain memfasilitasi anak dengan mainan jadi, orang tua dapat pula mengajak anak membuat mainan sendiri dari barang-barang bekas yang ada di rumah. Biarkan anak berkreasi sesuai dengan imajinasinya.