15 Agustus 2017 10:34:59

Integrasi Semangat Kemerdekaan dalam Proses Pembelajaran di Sekolah

Semangat kemerdekaan di bidang pendidikan bisa diupayakan melalui proses pembelajaran di sekolah.

Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia selalu memperingati hari ulang tahun kemerdekaan. Kemerdekaan bangsa Indonesia bisa diartikan bahwa bangsa kita telah terbebas dari segala bentuk penjajahan bangsa asing. Pada era pemerintahan Presiden Soekarno, kemerdekaan berarti bebas dari penjajahan bangsa asing dan mencoba untuk berdiri di atas kaki sendiri. Gagasan dan konsep Ir. Soekarno itulah yang turut serta menjadikan bangsa Indonesia bebas dari segala bentuk. Semangat kemerdekaan yang telah disampaikan melalui gagasan Ir. Soekarno tersebut hendaknya kita lihat pada berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak terkecuali dalam aspek pendidikan.

Kontribusi Pendidikan terhadap Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Memaknai semangat kemerdekaan dalam pendidikan, Ki Hadjar Dewantara menekankan bahwa kemerdekaan yang sejati tidak hanya berarti kebebasan, tetapi harus memelihara tertib damainya diri masyarakatnya untuk mencapai kesejahteraan hidup bersama berdasarkan imbangan yang harmonis antara hidup pribadi dan masyarakat. Yang sering terlupakan setiap kali kita memperingati proklamasi kemerdekaan adalah memaknai keterkaitan antara semangat kemerdekaan dan pendidikan. Dalam perspektif sejarah, pendidikan telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan bangsa asing.

Selain Ir. Soekarno dan Ki Hadjar Dewantara, terdapat tokoh-tokoh dan perintis pendidikan seperti R.A. Kartini, R. Dewi Sartika, K.H. Ahmad Dahlan, Teuku Moh. Syafei, dan masih banyak tokoh-tokoh lainnya. Tokoh-tokoh tersebut memiliki visi dan misi pendidikan dalam bingkai pembangunan Indonesia untuk meraih kemerdekaan seutuhnya. Melalui semangat kemerdekaan dalam pendidikan, nasionalisme dan patriotisme semakin tumbuh dan berkembang dalam jiwa dan pikiran para generasi muda pada masa itu. Lalu apakah saat ini pendidikan bangsa Indonesia memiliki semangat kemerdekaan? Penting bagi seluruh lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan semangat kemerdekaan dalam proses pembelajaran di sekolah. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme dan juga memaknai kemerdekaan secara utuh bagi bangsa Indonesia.

Integrasi Semangat Kemerdekaan dalam Proses Pembelajaran di Sekolah

Semangat kemerdekaan sudah seharusnya diintegrasikan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih di bidang pendidikan. Hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi pendidikan itu sendiri dalam memerdekakan bangsa Indonesia. Semangat kemerdekaan di bidang pendidikan bisa diupayakan melalui proses pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini, guru sebagai fasilitator memiliki peran penting untuk mengintegrasikan semangat kemerdekaan dalam proses pembelajaran. Untuk mengintegrasikan semangat kemerdekaan dalam proses pembelajaran, guru bisa melakukan beberapa upaya, di antaranya sebagai berikut.

1. Menanamkan Sikap Cinta Tanah Air

Kemerdekaan bangsa Indonesia akan semakin utuh ketika generasi muda mencintai tanah airnya. Karena itulah, dalam setiap proses pembelajaran, guru harus senantiasa menanamkan dan menumbuhkan sikap cinta dan bangga terhadap tanah air. Pembiasaan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, mengembangkan dan melestarikan budaya daerah, serta menanamkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri bisa diupayakan oleh guru agar memunculkan semangat nasionalisme pada diri siswa untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.

2. Mengimplementasikan Nilai Luhur Pancasila

Semangat kemerdekaan dalam proses pembelajaran juga bisa dilakukan oleh guru dengan mengimplementasikan nilai luhur Pancasila. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menanamkan pribadi yang berakhlak mulia dalam diri siswa. Tidak hanya itu, guru juga bisa menanamkan rasa peduli terhadap sesama, menanamkan sikap mendahulukan kepentingan umum, membiasakan siswa untuk bersikap demokratis, dan juga mengembangkan sikap keadilan di kalangan siswa ataupun guru.