10 Agustus 2017 10:34:19

5 Cara Mudah Menanamkan Rasa Cinta Tanah Air pada Anak

Peran orang tua untuk menanamkan cinta tanah air pada anak melalui pendidikan di rumah.

Orang tua yang memiliki anak usia Sekolah Dasar, khususnya yang masih duduk di kelas kecil, harus siap dengan berbagai serba-serbi perlengkapan upacara anak setiap hari Senin. Upacara hari Senin yang dilakukan oleh anak merupakan salah satu upaya sekolah menanamkan rasa cinta tanah air. Tidak hanya itu, anak juga diajarkan tentang sejarah nasional untuk memupuk rasa cinta terhadap bangsanya. Namun, sudahkah hal di atas cukup untuk menanamkan cinta tanah air pada anak? Ternyata belum cukup. Tidak sedikit anak yang ternyata belum mengerti mengapa setiap Senin mereka harus upacara. Sejarah nasional yang diajarkan juga tidak sepenuhnya efektif menanamkan rasa cinta tanah air pada anak. Di sinilah peran orang tua untuk menanamkan cinta tanah air tersebut melalui pendidikan di rumah. Ayah dan bunda dapat menggunakan beberapa cara berikut untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada anak.

1.  Memperkenalkan Budaya Indonesia.

Seperti kita tahu, Indonesia adalah negara dengan beragam budaya. Untuk menanamkan cinta tanah air pada anak, orang tua dapat mengenalkan budaya yang ada di tempat tinggal keluarga saat ini. Misalnya, anda sekeluarga tinggal di Yogyakarta, maka kenalkan anak dengan makanan khas, pakaian adat, serta upacara-upacara adat yang sering dilakukan di Yogyakarta. Jangan lupa untuk menjelaskan makna dari setiap budaya tersebut agar anak paham dengan nilai-nilai yang terkandung di setiap unsur kebudayaan yang ia kenal.

2.  Menggunakan Produk dalam Negeri.

Orang tua yang berada pada taraf ekonomi tinggi cenderung sering mengajak anak berbelanja barang-barang produksi luar negeri yang dianggap lebih “wah” produksi dalam negeri. Tahukah anda bahwa tindakan demikian justru menurunkan kecintaan anak terhadap negaranya? Orang tua justru sebaiknya melibatkan anak dalam menggunakan barang-barang produksi dalam negeri. Misalnya, menggunakan batik sekeluraga saat acara tertentu. Jelaskan pada anak bahwa batik merupakan salah satu produk dalam negeri yang harus dilestarikan.

3.  Membicarakan Sejarah Indonesia.

Sebagian besar anak-anak pada umumnya senang mendengar cerita. Anda dapat memanfaatkan hal tersebut untuk menceritakan tokoh pahlawan dan perannya bagi bangsa ini. Dari setiap cerita tersebut, anak diharapkan dapat memetik pelajaran dari perjuangan para pahlawan. Jika anak anda bukan tipe yang suka mendengar cerita, coba ajak anak jalan-jalan ke museum. Di sana, anda dan anak dapat membicarakan tentang berbagai benda bersejarah dan hubungan benda tersebut dengan sejarah bangsa.

4.  Mengajarkan Perbedaan.

Sadar perbedaan adalah hal penting yang harus ditanamkan pada anak. Terlebih lagi, dewasa ini konflik akibat adanya perbedaan semakin marak di Indonesia. Orang tua harus menekankan pada anak bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan, tidak peduli ia berasal dari suku mana, agamanya apa, maupun warna kulitnya bagaimana. Setiap manusia unik dan anak harus belajar hal itu sejak dini. Jangan batasi pergaulan anak di lingkungan sekitar. Biarkan anak berinteraksi dan menjalin pertemanan dengan banyak orang dengan berbagai latar belakatang yang berbeda. Bimbing anak dalam beradaptasi menghadapi setiap perbedaan yang ia temui.

5.  Menanamkan Nasionalisme dengan Permainan Tradisional.

Tidak lama lagi, kita akan memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang selalu identik dengan berbagai lomba permainan tradisional. Inilah momentum untuk mengajarkan sejarah bangsa dengan cara yang menyenangkan bagi anak. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam lomba memperingati hari kemerdekaan. Ceritakan pada anak nilai-nilai yang dapat diambil dari setiap perlombaan yang mereka lakukan.