08 Agustus 2017 09:28:16

6 Cara Mendidik Anak Tanpa Memarahi

Cara agar anak hormat pada orang yang lebih tua tanpa harus memarahi atau memukulnya.

Anak merupakan investasi paling berharga bagi orang tua. Segala yang terbaik bagi anak pasti orang tua berikan tanpa pamrih. Setiap orang tua mengharapkan anaknya dapat menjadi seseorang yang lebih baik darinya di masa depan. Oleh karena itu, mereka akan mengusahakan untuk mendidik anak agar berperilaku baik, memasukkan ke lembaga pendidikan agar anak memiliki kemampuan dan keterampilan, serta memperhatikan lingkungan bergaul anak. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya tumbuh di lingkungan bergaul yang negatif. Terlebih jika lingkungan tersebut dapat membuat anak menjadi pemberontak kepada orang tuanya.

Setiap orang tua menginginkan anaknya memiliki budi pekerti yang baik, salah satunya ditunjukkan melalui sikap menghormati orang tua. Oleh karena itu, mengajarkan anak untuk menghormati yang lebih tua harus ditanamkan sejak usia dini sebagai awal dari pendidikan budi pekerti. Mengajarkan sikap menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda harus dilakukan dengan cara yang penuh kasih sayang. Sudah tidak zamannya lagi mengajarkan anak dengan memarahi atau memukul karena dengan cara demikian anak justru akan memberontak kepada orang tuanya. Lantas, bagaimana cara agar anak hormat pada orang yang lebih tua tanpa harus memarahi atau memukulnya? Mari kita simak uraian berikut.

1.  Menjadi Teladan

Anak lebih sering meniru perilaku dibanding mendengarkan nasihat dari orang tuanya. Hal-hal baik dan buruk yang dilakukan orang tuanya akan direkam anak. Bersikap lembut, sabar, penuh cinta kasih, ramah, murah hati, rendah hati, dan giat menanamkan kebiasaan baik dapat dilakukan orang tua sebagi contoh bagi anak-anaknya.

2.  Konsisten

Orang tua sebaiknya membuat peraturan bersama anak yang kemudian harus dipatuhi secara konsisten. Membuat peraturan yang ditaati bersama adalah salah satu cara membangun karakter yang baik pada anak. Dengan catatan, orang tua harus berkomitmen dengan peraturan yang dibuatnya.  Misalnya, jika seorang ayah melarang anaknya merokok, maka si ayah seharusnya juga tidak merokok atau mulailah untuk berhenti merokok terlebih dahulu sebelum menerapkan peraturan tersebut.

3.  Menjelaskan Aturan dan Membimbing

Agar anak tahu bagaimana menghormati orang tua, anak harus tahu terlebih dahulu dijelaskan aturan untuk menghormati orang yang lebih tua. Jelaskan aturan tersebut dengan kata yang lembut dan baik. Lalu berikan alasan tentang aturan dan larangan yang harus dilakukan anak.

4.  Memberi Pujian

Pujian adalah salah satu hal penting bagi anak karena mereka membutuhkan dorongan positif pada setiap perubahan perilakunya. Hal tersebut akan menguatkan perilaku baik yang telah anak lakukan. Selain memberi pujian, sesekali orang tua dapat memberikan hadiah kesukaannya agar semangatnya belajar berbuat baik semakin tinggi.

5.  Jangan Memaksakan Kehendak

Anak adalah pribadi yang berbeda dari orang tuanya, dia membawa sifat sendiri yang harus dipahami orang tua. Anak pun berkembang di lingkungan yang jelas berbeda dengan orang tua. Jadi, pahamilah karakter anak dan cari tahu ketertarikan atau minatnya terhadap sesuatu, kemudian bimbinglah untuk meraihnya. Jangan memaksakan kehendak, karena hal itu justru bisa membuat anak jadi memberontak.

6.  Jangan Malu Minta Maaf

Terkadang orang tua pun bisa melakukan kesalahan dalam mendidik anak. Jika melakukan kesalahan, jangan malu untuk meminta maaf kepada anak. Dengan anda meminta maaf, anak akan belajar dan meniru kebesaran hati orang tuanya. Selain itu, anak juga akan bertambah hormat pada orang tua.