18 Juli 2017 09:01:32

6 Langkah Sederhana Membuat Penelitian Tindakan Kelas

Jika guru bisa mengikuti prosedur yang sudah dirumuskan maka guru tidak akan mengalami kesulitan ketika membuat PTK.

Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan ragam penelitian pembelajaran yang dilakukan oleh guru di dalam kelas untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran. Kebanyakan guru menganggap PTK merupakan kegiatan yang menyulitkan karena menambah beban pekerjaan guru. Meskipun demikian, nyatanya PTK bisa memberikan begitu banyak manfaat untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Manfaat tersebut tentu dapat dirasakan baik oleh guru maupun siswa jika PTK diimplementasikan dengan baik dan benar. Diimplementasikan dengan benar artinya dilaksanakan sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah dirumuskan. Bahkan jika guru bisa mengikuti prosedur yang sudah dirumuskan maka guru tidak akan mengalami kesulitan yang berarti ketika melaksanakan PTK.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa prosedur PTK yang bisa dijadikan pedoman oleh guru yang akan melaksanakan PTK.

1.        Mengidentifikasi dan Menetapkan Masalah

Selama melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, sudah tentu guru akan menemukan berbagai macam permasalahan, baik yang bersifat pengelolaan kelas maupun yang bersifat instruksional. Berbagai permasalahan yang ditemukan selama proses pembelajaran tersebut bisa diselesaikan dengan PTK. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua permasalahan di kelas bisa diselesaikan dengan PTK. Guru bisa mengidentifikasi masalah dengan beberapa kriteria, di antaranya tingkat kepentingan, nilai strategis, dan nilai prerekuisit.

2.        Menganalisis dan Merumuskan Masalah

Perumusan masalah diperoleh dari berbagai macam masalah yang timbul selama proses pembelajaran di dalam kelas. Guru harus menentukan permasalahan yang akan dikupas sesuai dengan kerangka teoretis yang dimiliki. Menganalisis dan juga merumuskan masalah bukanlah hal yang mudah karena guru harus paham terhadap permasalahan yang dihadapi, terutama apa yang menyebabkan permasalahan itu terjadi. Guru harus cermat dalam menganalisis dan juga merumuskan permasalahan.

3.        Merencanakan Tindakan Perbaikan

Berdasarkan rumusan permasalahan yang dimiliki, guru dituntut untuk mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki atau mengatasi permasalahan tersebut. Untuk merancang tindakan perbaikan, guru bisa mengacu pada teori yang relevan, bertanya kepada ahli yang terkait, dan juga berkonsultasi dengan teman sejawat. PTK dilakukan oleh guru di dalam kelas, namun yang perlu diketahui ialah guru bisa berkolaborasi dengan guru lain dalam pelaksanaan PTK.

4.        Melaksanakan Tindakan Perbaikan dan Observasi-Interpretasi

Melaksanakan tindakan perbaikan merupakan kegiatan pokok dalam siklus PTK. Dalam melaksanakan tindakan perbaikan, guru juga menyertakan kegiatan observasi dan interpretasi. Observasi merupakan upaya yang dilakukan untuk merekam segala kegiatan yang terjadi selama tindakan perbaikan tersebut berlangsung. Hal penting yang harus dicatat ketika proses observasi adalah kadar interpretasi yang terlibat dalam rekaman hasil observasi.

5.        Menganalisis Data dan Merefleksi

Menganalisis data dilakukan dengan menyeleksi, memfokuskan, menyederhanakan, dan juga mengorganisasikan secara sistematis dan juga rasional. Hal tersebut dilakukan untuk menyusun jawaban terhadap rumusan permasalahan dalam PTK itu sendiri. Hal yang tidak kalah penting setelah menganalisis data ialah melakukan refleksi. Dalam tahapan refleksi, guru mengkaji keberhasilan dan juga kegagalan dalam mencapai tujuan sementara. Refleksi juga dilakukan untuk menentukan tindak lanjut untuk mencapai tujuan akhir dari PTK tersebut.

6.        Merencanakan Tindak Lanjut

Hasil dari analisis dan refleksi akan menentukan apakah tindakan yang telah dilaksanakan sudah menyelesaikan permasalahan atau belum. Jika hasil analisis dan refleksi menunjukkan tindakan belum menyelesaikan masalah, maka harus dilakukan tindakan perbaikan lanjutan untuk menyelesaikan masalah. Tindakan lanjutan bisa berupa perbaikan terhadap tindakan sebelumnya atau melaksanakan tindakan yang benar-benar baru untuk menyelesaikan masalah.