12 Juli 2017 12:38:33

5 Sistem Informasi Terpadu yang Wajib Dikuasai Guru

Kemendikbud gencar membuat sistem pendidikan berbasis teknologi berupa laman dan aplikasi yang dapat digunakan oleh guru.

Untuk mewujudkan sistem informasi terpadu di seluruh Indonesia, Kemendikbud sangat gencar membuat sistem pendidikan berbasis teknologi berupa laman dan aplikasi yang dapat digunakan oleh guru. Sistem tersebut bertujuan untuk menyeragamkan format seluruh kesatuan pendidikan di Indonesia. Selain itu, sistem pendidikan berbasis teknologi ini diharapkan dapat mempermudah guru untuk melakukan administrasi pendidikan baik bagi dirinya maupun bagi para siswa. Beberapa sistem pendidikan berbasis teknologi yang perlu diketahui oleh para guru adalah sebagai berikut.

1.        Laman Guru Pembelajar Online (GPO)

Ini adalah laman yang disediakanKemendikbud untuk seluruh guru dan tenaga kependidikan. Seluruh guru dan tenaga kependidikan akan memiliki akun masing-masing untuk dapat melihat rapor hasil uji kompetensi guru serta mendaftarkan diri untuk mengikuti program guru pembelajar. Tidak hanya sekadar mendaftar, guru juga dapat memperoleh informasi yang berkaitan dengan program tersebut. Adanya GPO menjadi salah satu upaya pemerintah, khususnya Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikaan (GTK), untuk mendukung program Guru Pembelajar. Sistem yang dikembangkan pemerintah adalah “Guru Pembelajar Moda Daring”, yang bertujuan mewujudkan guru, kepala sekolah, pengawas dan tenaga kependidikan yang berkualitas. 

2.        Aplikasi SKHU SD

Aplikasi ini membantu guru dalam pembuatan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) yang diberlakukan bagi tingkatan pendidikan Sekolah Dasar (SD) adalah surat yang digunakan pihak sekolah sebagai ijazah sementara. Siswa dapat menggunakan SKHU untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Terkait SKHU, selama ini kita mengenal istilah SKHUN dan SKHUS. Kedua istilah tersebut pada dasarnya sama-sama digunakan sebagi laporan penilaian akhir siswa. Setelah Ujian Nasional diganti dengan Ujian Sekolah, maka laporan penilaian akhir ujian yang mulanya SKHUN diganti menjadi SKHUS. 

3.        Aplikasi Entri Nilai Rapor dan US-USBN di Dapodik

Aplikasi ini sudah dalam pengembangan tingkat lanjut dan mulai digunakan di seluruh daerah. Pada aplikasi Dapodik 2017b terdapat penambahan fitur nilai rapor dan nilai US/USBN yang dapat memudahkan guru dalam menginput nilai rapor yang diterbitkan tiap semester. Guru dapat menginput melalui menu nilai rapor pada aplikasi. Tidak hanya itu, aplikasi juga berfungsi untuk menginput nilai US dan USBN untuk peserta didik tingkat akhir yang diselenggarakan di semester genap setiap tahun ajaran. Petunjuk penggunaan aplikasi entri nilai rapor dan US-USBN di Dapodik dapat diakses melalui link

4.        Aplikasi RKAS BOS

Aplikasi RKAS BOS merupakan aplikasi pendidikan yang berisi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) atau rencana jangka menengah yang disusun empat tahunan serta Rencana Kerja Tahunan (RKTS). Pengisian aplikasi RKAS merupakan syarat mendapatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2017. Untuk mengakses aplikasi tersebut, guru dapat mengunduh di link

5.        Aplikasi Cetak Format KP4 PNS

KP4 PNS adalah surat yang digunakan untuk memberikan keterangan tentang pembayaran tunjangan keluarga bagi istri dan anak dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Surat KP4 ini dibuat saat pertama kali pengangkatan sebagai PNS dan akan diperbarui serta dilaporkan setiap awal tahun di bulan Januari atau pada saat adanya perubahan data dari keluarga pegawai yang bersangkutan. Aplikasi ini dapat diakses secara mandiri maupun melalui operator sekolah guna mempermudah proses pelengkapan berkas seluruh pegawai negeri sipil.