06 Juli 2017 15:39:08

Mengenalkan Kebudayaan Bangsa Kepada Siswa Lewat Cerita Rakyat

Cerita rakyat menyimpan informasi sistem budaya seperti filosofi, nilai, norma, dan perilaku masyarakat.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan kebudayaan sehingga pengetahuan tentang sosial dan budaya harus menjadi bagian dari pendidikan siswa. Ada banyak cara untuk mengenalkan budaya daerah dari seluruh Indonesia kepada siswa, salah satunya ialah melalui cerita rakyat. Cerita rakyat adalah cerita atau kisah yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat pada masa yang lampau.

Cerita rakyat biasanya mengisahkan tentang suatu peristiwa di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Adapun tokoh yang dihadirkan dalam cerita rakyat biasanya berwujud manusia, binatang, maupun para dewa. Cerita rakyat biasanya disajikan dengan cerita-cerita ringan yang mudah dipahami oleh siswa. Hal tersebut akan menarik minat siswa untuk belajar tentang kebudayannya. Tidak hanya mengenalkan kebudayaan setiap daerah, cerita rakyat juga menyimpan informasi sistem budaya seperti filosofi, nilai, norma, dan perilaku masyarakat.

Mencintai Budaya Daerah

Cerita rakyat dari tiap daerah dihadirkan berdasarkan kebudayaan daerah setempat. Contohnya cerita Sangkuriang dari Jawa Barat, Malin Kundang dari Sumatera Barat, Buaya Tembaga dari Maluku, Legenda Batu Keramat dari Papua, Asal Mula Danau Lipan dari Kalimantan Timur, dan masih banyak cerita lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap cerita rakyat tersebut menghadirkan kearifan lokal setiap daerah yang berisikan nilai-nilai moral yang dianut setiap daerah. Hal tersebut akan membuat siswa belajar memahami budaya dari seluruh Indonesia lewat cerita rakyat.

Di dalam cerita rakyat biasanya hadir tokoh teladan atau ksatria yang akan disukai oleh siswa-siswa. Setiap tokoh tersebut akan membawa ciri khas kedaerahan berdasarkan tempat cerita rakyat itu berasal. Maka dari itu, dengan membaca cerita rakyat pengetahuan siswa tentang sejarah dan kebudayaan suatu daerah akan meningkat. Hal tersebut akan meningkatkan kecintaan siswa terhadap berbagai budaya daerah di Indonesia.

Menanamkan Nilai Terpuji

Di dalam cerita rakyat, guru juga dapat menemukan nilai-nilai terpuji dari segi moral individu, sosial, dan spiritual. Nilai moral individu dalam cerita rakyat contohnya adalah sikap kepatuhan, pemberani, rela berkorban, jujur, adil dan bijaksana, menghormati dan  menghargai, bekerja keras, menepati janji, tahu balas budi, budi pekerti baik, rendah hati, dan hati-hati dalam bertindak. Nilai moral sosial dalam cerita rakyat ditunjukkan dengan sikap bekerja sama, suka menolong, kasih sayang, kerukunan, suka memberi nasihat, peduli terhadap nasib orang lain, dan suka mendoakan orang lain. Sementara itu, nilai spiritual ditunjukkan dengan sikap percaya kekuasaan Tuhan, percaya adanya Tuhan, berserah diri kepada Tuhan atau bertawakal, dan memohon ampun kepada Tuhan.

Mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai terpuji kepada siswa tidak bisa dilakukan seperti halnya mengenalkan teori ilmu sosial kepada mereka. Menanamkan nilai moral kepada siswa juga tidak sekedar memberikan nasehat dengan kata-kata. Siswa lebih mudah menerima pesan moral atau nilai-nilai terpuji melalui contoh. Contoh-contoh nilai terpuji tersebut bisa ditemukan di dalam cerita rakyat. Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat akan memberikan efek positif bagi perkembangan mental para siswa.