02 Juni 2017 08:52:13

Kebiasaan Membolos pada Siswa, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ilustrasi : kebiasaan membolos pada siswa dimulai dari tidak masuk sekolah tanpa izin.

Membolos merupakan salah satu jenis kenakalan siswa yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Teori mengatakan, membolos adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh siswa dalam bentuk pelanggaran tata tertib sekolah atau meninggalkan sekolah pada jam pelajaran tertentu, meninggalkan pelajaran dari awal sampai akhir guna menghindari pelajaran efektif tanpa ada keterangan yang dapat diterima oleh pihak sekolah atau dengan keterangan palsu. Ketidakhadiran siswa di sekolah tentunya meresahkan pendidik di sekolah dan orang tua di rumah, sebab dikhawatirkan siswa berada di lingkungan yang berbahaya dan berdampak negatif pada kepribadiannya.

Tingkatan membolos pada siswa dimulai dari tidak masuk sekolah tanpa izin, kecenderungan meninggalkan jam pelajaran tertentu, bahkan hingga mengajak teman tidak mengikuti pelajaran tertentu yang tidak disukai. Perilaku ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri siswa sendiri meliputi: siswa dalam keadaan sakit, kemampuan intelektual lebih tinggi atau lebih rendah daripada teman-temannya, kurang motivasi belajar, serta kurangnya kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Adapun faktor eksternal berasal dari luar diri siswa, antara lain: kurang perhatian orang tua terhadap pendidikan anak-anaknya, pelajaran yang terlalu sulit, guru yang tidak nyaman, serta pengaruh teman-temannya selama di sekolah.

Akibat membolos tidak hanya dirasakan oleh diri siswa melainkan juga oleh lingkungannya. Siswa yang membolos akan ketinggalan pelajaran sehingga prestasi belajarnya menurun. Guru dan siswa lainnya akan kehilangan waktu belajar mengajar karena waktunya tersita untuk menegur dan menghukum siswa yang membolos. Masyarakat juga akan merasa resah karena siswa yang membolos berpotensi salah gaul dalam lingkungan sehingga berakibat tindakan kriminal.

Untuk menghilangkan kebiasaan membolos pada siswa, perlu ditanamkan sikap disiplin dalam mematuhi aturan. Peran pendidik dalam menanamkan nilai kedisiplinan sangat penting. Pendidik tidak semata memberikan materi pembelajaran, tetapi harus menanamkan etika dan moral seperti nilai kedisiplinan. Hal tersebut dapat diterapkan dengan memberlakukan aturan yang pasti dan jelas serta dapat dijalankan oleh semua siswa. Melalui aturan yang pasti dan jelas, nilai kedisiplinan pada siswa akan muncul dengan sendirinya. Jika siswa sudah terbiasa disiplin, perilaku membolos seharusnya tidak terjadi lagi.