26 Mei 2017 10:37:09

Sertifikasi Guru Melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru

Ilustrasi : sertifikasi perlu dilakukan sebagai bukti bahwa seorang guru telah memenuhi syarat kompetensi.

Sertifikasi guru pada dasarnya adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru sebagai bukti formal pengakuan profesionalitas guru. Guru yang memiliki sertifikat ini berarti sudah diakui sebagai tenaga pendidik profesional. Sertifikat pendidik sendiri adalah sertifikat yang ditandatangani oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara sertifikasi. Dengan adanya program ini diharapkan semua guru mampu menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas.

Alasan Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru

Pelaksanaan sertifikasi ini didasarkan pada UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) Pasal 8 yang menyebutkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pasal lainnya adalah Pasal 11, ayat (1) yang menyatakan bahwa sertifikat pendidik sebagaimana dalam Pasal 8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Landasan hukum lainnya adalah UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, Permendiknas Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan, serta Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 tentang Sertifikasi bagi Guru yang Diangkat sebelum Tahun 2016.

Secara umum, sertifikasi ini dilakukan sebagai bukti bahwa seorang guru telah memenuhi syarat kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional. Lebih lanjut, sertifikasi ditujukan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran yang mewujudkan tujuan pendidikan nasional; meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan; serta meningkatkan martabat guru. Untuk mencapai tujuan tersebut, sertifikasi dapat dilakukan melalui jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan program Sarjana Kependidikan dengan Kewenangan Tambahan (SKKT) dari perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan.

Sertifikasi Melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG)

Dalam Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016, disebutkan bahwa terdapat guru yang telah melaksanakan tugas setelah berlakunya peraturan tersebut tetapi sampai dengan tahun 2015 belum memiliki sertifikat pendidik. Oleh karenanya, peraturan sertifikasi juga ditujukan kepada guru dengan kondisi tersebut. PLPG adalah salah satu pola sertifikasi guru yang diangkat sebelum tahun 2016 yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Permendikbud ini. Berikut syarat peserta PLPG.

  1. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV).
  2. Berstatus sebagai guru CPNS, PNS, atau guru tetap serta memiliki NUPTK.
  3. Terdaftar pada Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  4. Telah mengikuti UKG sebelum PLPG, khusus bagi guru yang diangkat setelah UUGD diberlakukan sampai dengan 31 Desember 2015 yang memiliki hasil UKG sebelum PLPG dengan nilai paling rendah 55.

Setelah memenuhi persyaratan tersebut, guru harus mengikuti beberapa tahapan pelaksanaan PLPG berikut.

  1. PLPG dapat dilaksanakan di dalam dan/atau di luar kampus yang ditetapkan oleh LPTK penyelenggara.
  2. Penilaian PLPG mencakup empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional dengan memperoleh nilai paling rendah “baik”.
  3. Guru yang memiliki nilai UKG pada awal PLPG paling rendah 80 dan memperoleh nilai PLPG paling rendah “baik” diberi sertifikat pendidik langsung oleh LPTK penyelenggara tanpa mengikuti UKG pada akhir  PLPG.
  4. Guru yang belum memperoleh nilai minimum yang telah disyaratkan dapat mengikuti Ujian Ulang PLPG paling banyak 4x dalam jangka waktu dua tahun setelah melakukan belajar mandiri tanpa melalui proses PLPG lagi.
  5. UKG pada akhir PLPG dilaksanakan melalui ujian dalam jejaring atau tes tertulis.
  6. Guru dinyatakan lulus UKG pada akhir PLPG apabila memperoleh nilai paling rendah 80 dan berhak mendapatkan sertifikat pendidik yang diterbitkan oleh LPTK penyelenggara.