Cara Mudah Mengenalkan Bahaya Narkoba pada Anak

$alt
https://pxhere.com/en/photo/1075748

Narkoba adalah zat adiktif yang dapat mengancam  seseorang dengan berbagai dampak buruknya. Bukan hanya orang dewasa, narkoba kini juga mengincar anak-anak. Banyak modus yang dilakukan para pengedar narkoba untuk membuat generasi muda mencoba atau bahkan hingga kecanduan barang berbahaya tersebut. Oleh karena itu, kewaspadaan orang tua harus ditingkatkan dalam mengawasi pergaulan dan gerak gerik anak. Selain itu, orang tua juga dapat mengenalkan tentang bahaya narkoba sejak dini. Pengenalan bahaya narkoba dapat dimulai sejak anak duduk di kelas tinggi atau mulai kelas 4 SD. Tentu pengenalan bahaya narkoba pada anak sekolah dasar tidak sama dengan orang dewasa. Diperlukan cara yang tepat dalam memberikan edukasi tentang narkoba tersebut. Orang tua pun harus mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang sederhana sehingga anak akan mudah memahami. Lantas, bagaimana cara mudah dalam memberikan edukasi bahaya narkoba tersebut pada anak? Mari kita simak uraian berikut.

1. Waspadai Peredaran Narkoba di Sekitar Anak

Dewasa ini, banyak oknum pengedaran narkoba yang mengemas narkoba dalam bentuk permen maupun bentuk jajanan lain. Ceritakan pada anak terkait hal tersebut. Beri arahan pada anak untuk tidak mudah menerima makanan yang diberikan oleh orang tak dikenal. Ajari anak untuk menolak, sekalipun makanan tersebut diberi secara cuma-cuma atau gratis. Tanamkan pada diri anak untuk segera melapor pada guru orang tua jika diberi permen atau makanan lain dari orang tak dikenal.

2. Tanamkan bahwa Narkoba dapat Merusak Masa Depan Anak

Setiap anak pada umumnya memiliki cita-cita yang ingin dicapai. Jadikan keinginan tersebut untuk membentengi anak dari narkoba. Berikan informasi pada anak bahwa narkoba dapat membuat seseorang kehilangan masa depannya, termasuk tidak bisa meraih cita-cita. Berikan pengetahuan bahwa narkoba dapat membuat seseorang kecanduan, sehingga jangan sekali-kali mencoba barang tersebut.

3. Ajak Anak Menghadiri Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sosialisasi bahaya narkoba semakin digencarkan oleh pemerintah mengingat Indonesia sudah masuk dalam kategori bahaya narkoba. Pengguna narkoba di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Sesuai data Badan Narkotika Nasional, pada tahun 2014 pengguna narkoba mencapai 4,2 juta. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2015 menjadi 5,1 juta, dan meningkat lagi menjadi 5,9 juta pada bulan Mei 2016. Oleh sebab itu, sosialisasi bahaya narkoba tidak hanya dilakukan di SMP dan SMA, tetapi juga di sekolah dasar. Selain sosialisasi dari pemerintah melalui sekolah, orang tua juga dapat mengajak anak untuk menghadiri sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan oleh lembaga pemerhati anak. Hal tersebut akan menambah pengetahuan anak tentang apa itu narkoba dan mengapa barang itu harus dihindari.

4. Ceritakan Kasus Nyata pada Anak

Bercerita adalah hal yang dapat mendekatkan orang tua dengan anak. Sesekali, orang tua dapat menceritakan kisah tentang orang-orang yang terjebak dalam belenggu narkoba. Buat anak menjadi lebih paham tentang bahaya ketika seseorang kecanduan narkoba. Jangan lupa, tanyakan pendapat anak tentang cerita yang anda sampaikan. Jika perlu, lakukan diskusi ringan terkait bahaya narkoba tersebut dengan anak. Lalu, biarkan anak berlatih menyimpulkan sendiri tentang cerita yang didengarnya. Jika anak sudah mampu menyimpulkan dengan benar tentang bahaya narkoba yang anda ceritakan, maka sebagai orang tua, anda hanya perlu memberi penguatan bagi anak.